Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKAB.BANDUNG BARAT

Pemkab Bandung Barat Targetkan Kemantapan Jalan 90,13 Persen pada 2027

35
×

Pemkab Bandung Barat Targetkan Kemantapan Jalan 90,13 Persen pada 2027

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menargetkan tingkat kemantapan jalan kabupaten mencapai 90,13 persen pada 2027 melalui percepatan perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Example 468x60

BANDUNG BARAT-GMN,- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) menargetkan tingkat kemantapan jalan kabupaten mencapai 90,13 persen pada 2027. Target tersebut menjadi bagian dari komitmen Bupati Jeje Ritchie Ismail dan Wakil Bupati Asep Ismail dalam mewujudkan visi Bandung Barat AMANAH sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur dan konektivitas antarwilayah.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bandung Barat, tingkat kemantapan jalan hingga 2026 telah mencapai 82,86 persen dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 648,06 kilometer. Infrastruktur tersebut mencakup 152 ruas jalan dan didukung jaringan 181 jembatan yang tersebar di 16 kecamatan.

Example 300x600

Meski demikian, sebagian ruas jalan masih mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur secara bertahap dan terukur.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan, pemerintah daerah telah menetapkan peningkatan kemantapan jalan sebagai salah satu sasaran pembangunan pada tahun mendatang.

“Kami menetapkan target kenaikan tingkat kemantapan jalan secara bertahap hingga mencapai 90,13 persen pada tahun 2027,” kata Jeje saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10/2026).

DPUPR Siapkan Strategi Percepatan Perbaikan Jalan

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Bandung Barat melalui DPUPR telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan infrastruktur. Upaya itu meliputi rekonstruksi jalan beton, rehabilitasi jalan beraspal atau hotmix, serta pemeliharaan rutin.

Penanganan akan diprioritaskan pada ruas-ruas jalan yang membutuhkan perbaikan mendesak dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, kebutuhan masyarakat, serta kepentingan konektivitas antarwilayah.

Jeje menegaskan, pembangunan dan peningkatan kualitas jalan tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Infrastruktur yang memadai dinilai memiliki peran penting dalam memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang dan jasa, serta membuka akses ekonomi di berbagai wilayah Bandung Barat.

Baca Juga:  Dari Rakor PKK Cimahi, Pemkot Siapkan Langkah Nyata Wujudkan Keluarga Sejahtera

Menurutnya, percepatan pembangunan jalan juga berkaitan erat dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.

“Peningkatan kualitas dan percepatan pembangunan infrastruktur jalan merupakan komitmen nyata kami dalam mewujudkan visi Bandung Barat AMANAH, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dan provinsi,” ujarnya.

Sebanyak 26 Ruas Jalan Rampung Diperbaiki

Dalam pelaksanaannya, perbaikan jalan rusak di Kabupaten Bandung Barat dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Pada 2026, Pemkab Bandung Barat menargetkan perbaikan terhadap 34 ruas jalan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 ruas dilaporkan telah rampung diperbaiki dan berada dalam kondisi mulus.

Sementara itu, ruas lainnya masih menjadi bagian dari pekerjaan yang perlu dituntaskan sesuai tahapan pelaksanaan dan ketersediaan anggaran.

Pemerintah daerah juga berupaya memperluas sumber dukungan pembiayaan agar penanganan infrastruktur dapat berjalan lebih optimal. Selain mengandalkan APBD, Pemkab KBB menjajaki peluang dukungan dari pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan jalan strategis.

Pemkab KBB Jajaki Dukungan Pemerintah Pusat

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bupati Jeje bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah melakukan audiensi dengan pemerintah pusat.

Dalam pertemuan itu, rombongan Pemkab Bandung Barat bertemu dengan Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infrawil), Romi Firman.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memaparkan kondisi infrastruktur di Bandung Barat sekaligus menyampaikan rencana pembangunan dan kebutuhan penanganan sejumlah ruas jalan strategis.

Jeje berharap, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat dapat menghasilkan sinergi yang lebih kuat, terutama dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang membutuhkan penanganan prioritas.

“Melalui audiensi dan pemaparan ini, Pemkab Bandung Barat berharap adanya sinergi yang kuat dan dukungan penguatan dari pemerintah pusat melalui Kemenko Infrawil dalam mengakselerasi penanganan ruas-ruas jalan strategis demi kenyamanan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung Barat,” kata Jeje.

Baca Juga:  Gagan Wirahma Apresiasi Gebyar Kemerdekaan di RW 06 Desa Cihanjuang Rahayu, Warga Kompak Lestarikan Budaya

Dengan target kemantapan jalan sebesar 90,13 persen pada 2027, Pemkab Bandung Barat dihadapkan pada tantangan untuk menjaga konsistensi pembangunan, mempercepat penanganan ruas rusak, serta memastikan program perbaikan berjalan sesuai prioritas dan kemampuan anggaran.

Pencapaian target tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kondisi fisik jalan, tetapi juga memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh Kabupaten Bandung Barat.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!