BANDUNG BARAT-GMN,- Gerakan Persatuan Perempuan Kosgoro 1957 (GPPK 1957) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar pengukuhan kepengurusan sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-1.
Kegiatan tersebut berlangsung di Villa White Horse, Jalan Ciwangun, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (17/9/2026).
Pengukuhan kepengurusan GPPK 1957 KBB merupakan tindak lanjut hasil musyawarah pemilihan pengurus serta mengacu pada SK GPPK 1957 tentang Kepengurusan GPPK 1957 KBB Nomor KPTS/02/PDK-KOSGORO1957/KBB/VI/2025.

Ketua GPPK 1957 KBB Juwita, mengatakan pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi sekaligus meningkatkan kontribusi kepada masyarakat Bandung Barat.
“Alhamdulillah, hari ini kegiatan pengukuhan dan pelantikan GPPK 1957 Kabupaten Bandung Barat sekaligus memperingati hari jadi kami yang pertama. Kehadiran tamu undangan dan berbagai organisasi perempuan juga cukup banyak,” ujar Juwita Kepada Global MediaNews saat ditemui seusai Kegiatan.
Menurutnya, GPPK 1957 KBB ke depan tidak hanya berfokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Salah satu program prioritas yang akan dikembangkan adalah penguatan ketahanan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi.
“Program prioritas kita adalah ketahanan ekonomi melalui UMKM dan koperasi. Pelaku usaha di Bandung Barat sudah banyak dan kami juga sudah membentuk koperasi dengan bersinergi bersama dinas terkait,” katanya.
Selain bidang ekonomi, GPPK 1957 KBB juga menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya senam sehat bersama GPPK yang dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pertama dan Sabtu ketiga setiap bulan.
GPPK juga mulai terlibat dalam kegiatan penyuluhan dan pembinaan mengenai stunting. Ke depan, kegiatan edukasi tersebut akan diperluas ke lingkungan sekolah tingkat SMP dan SMA, termasuk penyuluhan mengenai bahaya narkotika.
“Beberapa kader GPPK sudah mengikuti penyuluhan dan pembinaan terkait stunting. Ke depannya kami berharap dapat memberikan pembinaan dan penyuluhan ke sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA, termasuk mengenai bahaya stunting dan narkotika,” jelas Juwita.
Di bidang sosial, GPPK 1957 KBB menyatakan komitmennya untuk turut hadir membantu masyarakat ketika terjadi bencana maupun kondisi sosial yang membutuhkan perhatian.
Juwita menambahkan, selama satu tahun terakhir, salah satu perkembangan organisasi terlihat dari semakin bertambahnya jumlah anggota.

Saat ini kepengurusan GPPK 1957 KBB masih berada di tingkat kabupaten. Setelah pengukuhan, organisasi tersebut menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Kami berharap setelah dilantik ini GPPK bisa melebarkan sayap sampai tingkat desa. Di mana kami hadir, GPPK ada dan bisa memberikan manfaat,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota GPPK 1957 KBB untuk menjaga kekompakan, memperkuat silaturahmi, serta bersama-sama menjalankan berbagai program organisasi.
“Harapan saya kepada seluruh anggota GPPK agar terus solid, kompak dan terus berkarya bersama. Eratkan silaturahmi dengan jalinan kasih,” pungkasnya.
Acara pengukuhan dan Harlah ke-1 GPPK 1957 KBB tersebut turut dihadiri sejumlah unsur organisasi dan Partai Golkar, di antaranya Ketua Swadiri, Ketua KPPG, Ketua HWI, Ketua DPD Partai Golkar KBB Edy Rusyandi beserta jajaran, Ketua Fraksi Golkar DPRD KBB Ayi, anggota Fraksi Golkar DPRD KBB Pipit, Ketua GOW KBB Eka, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Golkar Tati Irwan, Ketua Kosgoro KBB Erwin, Ketua Ormas Partai Golkar KBB Gaston, Sekjen GPPK Provinsi Jawa Barat Dewi beserta jajaran, serta pengurus GPPK 1957 KBB.

















