Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKAB.BANDUNG BARAT

Kemarau Melanda Sariwangi, Warga dan Pelajar Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan

38
×

Kemarau Melanda Sariwangi, Warga dan Pelajar Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan

Sebarkan artikel ini
Warga bersama MUI, Pemerintah Desa Sariwangi, dan para pelajar mengikuti Salat Istisqa di Lapang Futsal Jalan Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (15/9/2026), sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kemarau dan berkurangnya ketersediaan air.
Example 468x60

BANDUNG BARAT-GMN,- Kekeringan mulai dirasakan masyarakat Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Desa Sariwangi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), masyarakat, dan para pelajar menggelar Salat Istisqa di Lapang Futsal, Jalan Sariwangi, Selasa (15/9/2026).

Salat Istisqa merupakan ibadah yang dilakukan sebagai bentuk ikhtiar dan doa kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan. Pelaksanaan salat ini juga menjadi bagian dari imbauan pemerintah dan MUI di tengah kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air.

Example 300x600

Kepala Desa Sariwangi, Eden Darmanah, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa dilakukan karena wilayah Sariwangi mulai menghadapi persoalan kekurangan air.

“Tujuannya meminta hujan. Karena kemarau, daerah sini mengalami masalah air. Banyak yang kekurangan air bersih. Sumur-sumur sudah kering, termasuk sumur yang dalam,” ujar Eden.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu sektor pertanian dan berbagai aktivitas warga.

“Intinya, Sariwangi kekurangan air,” katanya.

Eden menjelaskan, Pemerintah Desa Sariwangi sebelumnya telah menyiapkan program penyediaan sumber air melalui pembangunan sumur bor. Program tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas umum di masing-masing RW.

“Memang sudah diprogramkan dari awal. Pemboran air siap untuk setiap RW. Kami akan membuat sumur bor untuk fasilitas umum di setiap RW. Sejak awal, sudah dibuat hampir 50 sumur bor di setiap RW,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah desa tetap berharap hujan segera turun untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan sektor pertanian.

“Kami memohon hujan agar sektor pertanian, air, dan kebutuhan lainnya dapat terpenuhi,” ungkap Eden.

MUI Ajak Warga Ikhtiar dan Perbanyak Istighfar

Sementara itu, Ketua MUI Desa Sariwangi, Ustadz Dayat Hidayat, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa merupakan tindak lanjut dari imbauan MUI Provinsi Jawa Barat agar kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:  Deteksi TBC Sejak Dini, Warga Cigugur Girang Dapat Cek Kesehatan Gratis dari Dinkes KBB

“Kami atas nama warga dan Ketua MUI Desa Sariwangi sangat merespons dan menyetujuinya,” kata Dayat.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut sebelumnya telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk Kapolres, DKM, unsur masyarakat, serta pihak sekolah.

Awalnya, kata Dayat, terdapat dua pilihan lokasi pelaksanaan, yakni di masjid atau tempat terbuka. Setelah melalui pembahasan, akhirnya dipilih lapangan agar masyarakat dapat mengikuti ibadah secara bersama-sama.

“Karena ibadah tidak ditentukan oleh tempat yang istimewa, melainkan keabsahannya. Insyaallah, salat di atas tanah tetap sah,” ujarnya.

Dayat menyebut masyarakat dari berbagai unsur telah hadir dan terwakili dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya orang dewasa, sejumlah anak-anak dan pelajar tingkat SMP juga ikut mengikuti Salat Istisqa.

Ia berharap doa dan ikhtiar bersama tersebut dapat menjadi jalan turunnya hujan serta mengatasi persoalan kekurangan air yang mulai dirasakan masyarakat Sariwangi.

“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan ini, Allah segera menurunkan hujan,” katanya.

Dayat juga mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Menurutnya, Salat Istisqa bukan hanya momentum untuk meminta hujan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

Ia mengajak warga untuk meninggalkan berbagai perbuatan yang dapat menjadi penghalang keberkahan, seperti pertengkaran, kebohongan, hingga praktik suap.

“Mudah-mudahan dengan istighfar, dosa kita diampuni, termasuk dosa orang tua, guru, dan tetangga kita,” tuturnya.

Warga Diminta Peduli terhadap Sesama

Dayat menambahkan, kondisi kekeringan di Sariwangi saat ini belum separah sejumlah daerah lain. Namun, debit sejumlah sumber air disebut mulai mengalami penurunan.

Ia mencontohkan kondisi di wilayah Cibubur yang menurutnya mengalami penurunan sumber air cukup drastis hingga sejumlah danau mengering.

“Kalau dibandingkan dengan daerah lain, kondisi di sini belum terlalu terlihat. Sumber air di bawah masih cukup, walaupun debitnya mulai berkurang,” ujarnya.

Baca Juga:  Krisis Sampah KBB Makin Mendesak, Ketua DPRD: Tak Ada Waktu untuk Tunda-Tunda

Karena itu, ia mengimbau masyarakat yang masih memiliki kecukupan air untuk meningkatkan kepedulian terhadap warga lain yang mengalami kesulitan.

“Jangan hanya memikirkan diri sendiri. Mari kita ikut serta ketika diajak oleh Pak Kades, MUI, dan pihak lainnya,” katanya.

Menurut Dayat, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari ibadah yang tidak hanya memberikan manfaat bagi kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga menjadi bekal di akhirat.

“Mudah-mudahan Allah memberikan pahala karena ibadah tidak hanya bermanfaat untuk kemaslahatan dunia, tetapi juga menjadi bekal di akhirat,” pungkasnya.

Pelaksanaan Salat Istisqa di Sariwangi menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat menghadapi musim kemarau. Di tengah menurunnya debit sumber air dan keringnya sejumlah sumur, warga berharap hujan segera turun sehingga kebutuhan air bersih, pertanian, dan aktivitas masyarakat kembali terpenuhi.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!