Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKOTA CIMAHI

Pawang Ronda di Padasuka Cimahi: Warga Keluhkan Kos-Kosan hingga Knalpot Brong

28
×

Pawang Ronda di Padasuka Cimahi: Warga Keluhkan Kos-Kosan hingga Knalpot Brong

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama jajaran Forkopimda berdialog langsung dengan warga dalam program Pawang Ronda (Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda) di Lapangan Voli Kampung Mekarsari, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Rabu (2/9/2026).
Example 468x60

CIMAHI-GMN,- Pemerintah Kota Cimahi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kembali turun langsung menyapa masyarakat melalui program Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda (Pawang Ronda).

Kegiatan yang dikemas dalam diskusi malam bersama warga tersebut berlangsung di Lapangan Voli Kampung Mekarsari, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Rabu (2/9/2026). Dialog dipimpin langsung Wali Kota Cimahi Ngatiyana.

Example 300x600

Dalam kesempatan itu, Ngatiyana menegaskan pentingnya kehadiran pemimpin daerah di tengah masyarakat untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan warga.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya menunggu laporan dari masyarakat, tetapi harus aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Kami tidak ingin ada jarak dengan masyarakat, maka kami turun langsung mendengarkan keluh kesah warga,” tegas Ngatiyana.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama jajaran Forkopimda berdialog langsung dengan warga dalam program Pawang Ronda (Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda) di Lapangan Voli Kampung Mekarsari, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, di antaranya Ketua DPRD Kota Cimahi H. Wahyu Widyatmoko, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi Neneng Rahmadini, Ketua Pengadilan Negeri Bale Bandung Fery Haryanta, serta Wakapolres Cimahi Kompol Zulkarnaen.

Warga Keluhkan Kos-Kosan dan Knalpot Brong

Dalam dialog tersebut, warga RW 07 Padasuka menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu kenyamanan dan ketertiban lingkungan.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah aktivitas rumah indekos di sekitar kawasan kampus Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani). Warga berharap keberadaan penduduk pendatang dapat terdata dan terpantau dengan baik sehingga tidak menimbulkan persoalan sosial maupun keamanan.

Selain persoalan rumah kos, warga juga mengeluhkan kendaraan dengan knalpot brong yang kerap melintas dan menimbulkan suara bising, terutama pada malam hari.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama jajaran Forkopimda berdialog langsung dengan warga dalam program Pawang Ronda (Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda) di Lapangan Voli Kampung Mekarsari, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Rabu (2/9/2026).

Menanggapi keluhan tersebut, Wakapolres Cimahi Kompol Zulkarnaen meminta jajaran terkait memperkuat pendataan serta pengawasan terhadap penduduk pendatang secara berkala.

Kepolisian juga berkomitmen meningkatkan penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai ketentuan.

Razia knalpot bising akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Data Kemiskinan Jadi Sorotan

Selain masalah keamanan dan ketertiban, warga Padasuka turut menyampaikan persoalan terkait data kemiskinan.

Ketidakakuratan data dinilai dapat berdampak terhadap proses penyaluran bantuan sosial, sehingga berpotensi membuat warga yang seharusnya menerima bantuan justru tidak terakomodasi.

Pemerintah Kota Cimahi merespons aspirasi tersebut dengan berkomitmen melakukan koordinasi dengan Kementerian Sosial untuk mendorong verifikasi dan pemutakhiran data.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan program bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan.

Melalui program Pawang Ronda, Pemkot Cimahi bersama Forkopimda berupaya membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Aspirasi warga tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi.

Kehadiran langsung pemerintah dan unsur Forkopimda di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi, menjaga keamanan lingkungan, sekaligus memastikan berbagai persoalan warga mendapat perhatian dan penanganan yang tepat.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Baca Juga:  DPRD Jabar Soroti Kebijakan KDM, Berdampak Keberlangsungan Sekolah Swasta
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!