Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKAB.BANDUNG BARATNASIONALPolitik

Dede Yusuf Intruksikan Demokrat KBB: Tinggalkan Politk Seremonial, Turun ke Rakyat dan Tunjukkan Kerjanya

298
×

Dede Yusuf Intruksikan Demokrat KBB: Tinggalkan Politk Seremonial, Turun ke Rakyat dan Tunjukkan Kerjanya

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Dede Yusuf saat menyampaikan arahan dalam kegiatan Pendidikan Politik DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat di Hotel Grand Hani, Lembang, Minggu (27/9/2026).
Example 468x60

BANDUNG BARAT-GMN,- Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Dede Yusuf meminta jajaran DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat mengubah pola kerja politik dengan lebih banyak turun langsung ke tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Dede saat menghadiri Pendidikan Politik DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat dan Pelantikan Anak Ranting se-KBB di Hotel Grand Hani, Lembang, Minggu (27/9/2026).

Example 300x600

Dede yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat menekankan bahwa partai politik harus mampu memahami persoalan, kegelisahan dan harapan masyarakat.

Menurut dia, kekuatan politik pada dasarnya bersumber dari mandat rakyat. Karena itu, kader Demokrat diminta tidak hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga menunjukkan kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kalau kemenangan didapatkan dari rakyat, maka yang harus dihadirkan oleh Partai Demokrat adalah apa yang ada di pikiran rakyat, apa yang menjadi kegelisahan rakyat, dan apa yang menjadi harapan rakyat,” kata Dede.

Dede Yusuf: Jangan Hanya Seremoni

Dede secara terbuka meminta Demokrat KBB tidak menjadikan kegiatan pelantikan, musyawarah maupun agenda internal sebagai satu-satunya bentuk aktivitas partai.

Ia mendorong kader lebih sering hadir bersama masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Mulai dari membantu perbaikan jalan, mendukung pendidikan, membantu warga yang sakit, membersihkan lingkungan hingga kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalau ingin besar, kalau ingin mengangkat posisi dari peringkat keenam menjadi peringkat ketiga, maka saya tidak mau lagi melihat acara-acara Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat yang isinya hanya seremoni,” tegasnya.

Dede juga meminta kerja-kerja tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan internal. Menurutnya, aktivitas yang dilakukan kader perlu dikomunikasikan kepada masyarakat secara terbuka.

Baca Juga:  Banjir Bandang di Cikalong Bikin Air PDAM Kota Bandung Keruh

Ia bahkan menginginkan munculnya testimoni warga yang merasakan manfaat dari kerja kader Demokrat.

“Terima kasih Partai Demokrat. Berkat Pak Imam, jalan kami diperbaiki,” ujar Dede menggambarkan bentuk komunikasi publik yang menurutnya perlu ditampilkan.

Dengan demikian, kata dia, masyarakat dapat mengetahui keberadaan dan kontribusi kader di lingkungannya.

Kader Diminta Rutin Hadir Bersama Warga

Dede menilai kedekatan dengan masyarakat tidak harus selalu dilakukan dalam kegiatan formal.

Ia mendorong kader membangun komunikasi secara rutin di ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan warga, seperti warung kopi, sawah, masjid dan lingkungan permukiman.

“Berkumpullah setiap minggu di warung kopi bersama rakyat. Berkumpullah setiap minggu di sawah bersama rakyat. Berkumpullah setiap minggu di masjid bersama rakyat,” katanya.

Menurut Dede, pola tersebut perlu menjadi bagian dari budaya organisasi jika Demokrat ingin memperluas jaringan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Ia juga mengingatkan anggota legislatif dari Demokrat agar menjaga ucapan, perilaku dan penampilan ketika berada di tengah masyarakat.

“Jangan sakiti hati rakyat dengan ucapan, dengan perilaku, atau dengan tampilan,” ujarnya.

Dorong Kader Muda Masuk Struktur Demokrat

Selain meminta kader turun ke masyarakat, Dede Yusuf menekankan pentingnya regenerasi di tubuh Demokrat KBB.

Ia meminta pengurus tingkat ranting dan anak ranting memberikan ruang kepada generasi muda untuk masuk dalam struktur organisasi.

Dede mengusulkan agar posisi ketua, sekretaris atau bendahara di tingkat ranting maupun anak ranting diisi salah satunya oleh kader muda.

“Ketua, sekretaris, bendahara, salah satunya harus anak muda. Mau karang taruna, mau dari Pramuka, mau dari mana, harus ada anak muda,” katanya.

Menurut dia, pola komunikasi politik juga harus menyesuaikan perkembangan generasi muda yang semakin dominan dalam ruang sosial dan digital.

Baca Juga:  Gantikan Ria Bistok Simbolon, Nani Yuli Harsono Jadi Ketua DWP Sekretariat Kabinet 2019-2024

Karena itu, Dede meminta kader tidak menggunakan pola komunikasi yang terlalu formal dan berjarak.

Struktur Anak Ranting Jadi Perhatian

Dalam kegiatan tersebut, penguatan struktur hingga tingkat bawah juga menjadi salah satu perhatian Dede Yusuf.

Ia menyinggung keberadaan PAC, ranting dan anak ranting di Kabupaten Bandung Barat sebagai jaringan organisasi yang perlu terus diperkuat.

Dede menyebut terdapat sekitar 3.600 RW di Bandung Barat yang menjadi potensi basis pembentukan anak ranting. Jika struktur tersebut aktif berinteraksi dengan masyarakat, menurut dia, jaringan partai dapat semakin luas.

Ia juga meminta kader membangun komunikasi berjenjang dengan keluarga, tetangga dan lingkungan sekitar.

“Inti dari partai hanya satu: apakah rakyat ingat atau tidak,” kata Dede.

Dede Yusuf Minta Kader Tampilkan Kerja Nyata

Dede menegaskan bahwa aktivitas kader di masyarakat harus menjadi bagian dari kerja politik sehari-hari, bukan hanya dilakukan menjelang momentum pemilu.

Ia mencontohkan kegiatan seperti gerak jalan bersama masyarakat, membersihkan gorong-gorong, menyediakan sembako murah dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Jadi selalu libatkan rakyat. Jangan bikin acara hanya dari kita, oleh kita, untuk kita,” ujarnya.

Bagi Demokrat KBB, pesan Dede tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas aktivitas kader di tengah masyarakat.

Dede berharap kader tidak hanya dikenal melalui atribut dan kegiatan internal partai, tetapi melalui kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kalau partai mau besar, ubah,” tegas Dede.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!