BANDUNG BARAT-GMN,- Gerakan Pangan Murah (GAPURA) AMANAH yang digelar di Yayasan Al-Muttaqin, Kampung Kebonhui RT 003/RW 003, Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (6/9/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan rangkaian Safari Dakwah dan Haflah Tilawah Al-Qur’an (Safdahati) serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Program pangan murah ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga daya beli.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Ade Wawan, S.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang mempertemukan kegiatan keagamaan, kepedulian sosial, serta pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Ade, pelaksanaan kegiatan juga melibatkan para santri dan alumni Al-Falah serta berbagai elemen masyarakat.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurizal, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat Dr. H. M. Lukmanul Hakim, M.Si., Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat Sandi Supyandi, jajaran Fraksi PKB DPRD KBB, tokoh agama, Camat Parongpong Agus Ganjar, serta sejumlah kepala desa dan tokoh masyarakat.
1.000 Paket Pangan Diserbu Warga
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat berkolaborasi dengan panitia menghadirkan GAPURA AMANAH atau Gerakan Pangan Murah.
Ade Wawan menyebut sekitar 1.000 paket pangan yang disediakan langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Paket tersebut habis dibeli warga yang memanfaatkan program pangan murah.
“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Sekitar 1.000 paket yang disediakan habis diborong jamaah dan warga,” ujar Ade.
Program tersebut dinilai menjadi langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah
Selain kegiatan pangan murah, acara juga diisi santunan anak yatim, pagelaran seni Islami, serta penampilan wayang golek dengan dalang cilik M. Azka yang turut menyampaikan pesan-pesan keagamaan.

Ade Wawan mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan ukhuwah Islamiyah.
Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan sosok pemersatu umat. Semangat persatuan tersebut, kata dia, tercermin dalam kegiatan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dan organisasi keagamaan.
“Di sini kita bersatu dalam perbedaan. Ada NU, Persis, Muhammadiyah dan berbagai elemen lainnya. Semuanya hadir dalam semangat kebersamaan,” katanya.
Ia berharap semangat persatuan tersebut dapat diterapkan dalam pembangunan Kabupaten Bandung Barat.
“Bandung Barat harus bersatu. Eksekutif dan legislatif merupakan satu kesatuan. Masyarakat juga mari bersama-sama membangun Bandung Barat dengan penuh keikhlasan sebagaimana telah dicontohkan Baginda Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Cucun Salurkan BSPS dan PIP
Dalam kesempatan yang sama, Ade Wawan juga menyampaikan adanya dukungan program pemerintah pusat melalui aspirasi Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurizal.

Menurutnya, program tersebut antara lain Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Program Indonesia Pintar (PIP) yang menyasar masyarakat di daerah pemilihan.
Untuk program BSPS, bantuan disalurkan secara bertahap. Pada tahap ketiga, terdapat sekitar 350 rumah yang mendapatkan bantuan. Ade menyebut bantuan serupa sebelumnya juga telah diberikan kepada sekitar 1.000 rumah dalam beberapa tahun.
Sementara program PIP menyasar pelajar mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK.
Camat Parongpong: Warga Sangat Antusias
Camat Parongpong Agus Ganjar mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang menurutnya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Agus mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting karena tidak hanya menghadirkan peringatan Maulid Nabi, tetapi juga menghadirkan program pangan murah serta bantuan pendidikan dan perumahan.
“Atas nama masyarakat Kecamatan Parongpong, kami mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan, Wakil Ketua DPR RI dan dinas terkait yang telah melaksanakan kegiatan ini,” kata Agus.
Ia menilai bantuan di bidang ketahanan pangan, pendidikan dan perumahan dapat membantu meringankan beban masyarakat.
Respons warga terhadap kegiatan tersebut, lanjut Agus, juga sangat positif. Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan program yang tersedia.
“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan membuat masyarakat semakin bersemangat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, legislatif, tokoh agama dan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, ketahanan pangan, pendidikan dan pembangunan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

















