Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaJAWA BARATREGIONAL

BNN Jabar Gaungkan Pesan Antinarkoba Lewat Kawih Sinom, 182 Peserta Ikut Pasanggiri

11
×

BNN Jabar Gaungkan Pesan Antinarkoba Lewat Kawih Sinom, 182 Peserta Ikut Pasanggiri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANDUNG, GMN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat memanfaatkan kekuatan seni dan budaya lokal sebagai medium untuk menyampaikan pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Salah satunya melalui Pasanggiri Agung Kawih Sinom bertajuk “Narkoba Musuh Bangsa”.

Kegiatan yang digelar secara daring tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebanyak 182 peserta, termasuk pelajar dan generasi muda, ambil bagian dalam ajang yang memadukan seni tradisional Sunda dengan kampanye antinarkoba.

Example 300x600

Pendaftaran sekaligus pengiriman karya berlangsung pada 10 hingga 31 Agustus 2026. Setelah proses tersebut, para peserta mengikuti tahapan seleksi untuk menentukan penampil terbaik yang akan melaju ke babak final.

Grand final Pasanggiri Agung Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” dijadwalkan berlangsung pada 14 September 2026 di Gedung Yayasan Kebudayaan Bandung (YKB), kawasan Braga, Kota Bandung. Ajang tersebut memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat.

Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, kegiatan tersebut dirancang bukan sebatas kompetisi seni, melainkan menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba dengan pendekatan yang kreatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Pasanggiri Agung Narkoba Musuh Bangsa ini merupakan salah satu upaya mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama melawan narkoba melalui seni dan budaya,” ujar Sulistyo, Jumat (4/9/2026), di Bandung.

Menurut Sulistyo, penggunaan kawih sinom sebagai media kampanye diharapkan dapat membuat pesan moral mengenai bahaya narkoba lebih mudah diterima oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan pemuda.

Antusiasme peserta, kata dia, juga menunjukkan bahwa seni dan budaya memiliki potensi besar untuk menjadi media komunikasi dalam menyampaikan pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Melalui seni, pesan yang disampaikan tidak hanya bersifat imbauan, tetapi dapat menjadi bagian dari pengalaman dan kreativitas generasi muda,” katanya.

Baca Juga:  Longsor Arjasari: Cuaca Buruk Hambat Pencarian Tiga Korban yang Masih Hilang

Pelaksanaan pasanggiri tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kepala BNN RI dan Gubernur Jawa Barat. BNN Jabar juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan dewan juri yang terlibat dalam proses seleksi.

Dari tahapan seleksi, nantinya akan ditentukan peserta terbaik dari kategori umum dan pelajar untuk tampil dalam babak grand final.

Tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan, karya Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” juga tengah diproses untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Karya tersebut direncanakan dapat dimanfaatkan dalam program Desa Bersinar serta menjadi bagian dari materi Inovasi Keluarga Antinarkoba (IKAN).

BNN Jabar berharap materi berbasis budaya tersebut nantinya dapat diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dikembangkan sebagai salah satu muatan lokal dalam memperkuat edukasi pencegahan narkoba.

Sulistyo menilai pendekatan berbasis budaya penting dalam membangun ketahanan masyarakat, terutama dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan tersebut, pelajar, pemuda, dan masyarakat didorong untuk memanfaatkan ruang kreativitas melalui aktivitas yang positif, produktif, sekaligus tetap berakar pada budaya daerah.

Pasanggiri Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” pun diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi seni, tetapi berkembang menjadi gerakan budaya yang secara konsisten menyuarakan pesan antinarkoba.

BNN Jabar menunjukkan bahwa kampanye pencegahan narkoba dapat dikemas melalui pendekatan yang humanis dan kreatif, sekaligus memanfaatkan kekuatan budaya lokal untuk membangun kesadaran serta memperkuat perlindungan generasi muda Jawa Barat.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!