Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKAB.BANDUNG BARAT

GAPURA AMANAH Digelar di Parongpong, Pemkab Bandung Barat Jaga Harga Pangan Warga

28
×

GAPURA AMANAH Digelar di Parongpong, Pemkab Bandung Barat Jaga Harga Pangan Warga

Sebarkan artikel ini
Dok. Foto GMN (Istimewa)
Example 468x60

BANDUNG BARAT-GMN,- Upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Gerakan Pangan Murah (GAPURA) AMANAH yang digelar di Yayasan Al-Muttaqin, Kampung Kebonhui RT 003/RW 003, Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan rangkaian Safari Dakwah dan Haflah Tilawah Al-Qur’an (Safdahati) serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Example 300x600

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurizal, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat Dr. H. M. Lukmanul Hakim, M.Si., Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat Sandi Supyandi, Ketua Fraksi PKB DPRD KBB H. Ade Wawan, beserta jajaran Fraksi PKB DPRD KBB.Turut hadir tokoh agama, Camat Parongpong Agus Ganjar, sejumlah kepala desa, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, sambutan Bupati Bandung Barat disampaikan oleh Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail.

Dalam sambutannya, Asep Ismail menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak masyarakat yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Menurutnya, Kabupaten Bandung Barat memiliki wilayah yang luas serta jumlah penduduk yang besar sehingga pemenuhan kebutuhan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat dan kolaborasi berbagai pihak.

Pemerintah, kata Asep, memiliki tanggung jawab memastikan pangan tersedia dalam jumlah cukup, aman, bermutu, bergizi, serta dapat dijangkau masyarakat dengan harga yang wajar.

Dinamika harga pangan dinilai memiliki pengaruh langsung terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Kenaikan harga kebutuhan pokok dapat memberikan tekanan lebih besar kepada masyarakat, khususnya keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Baca Juga:  Lapas Kuningan Bagikan Perlengkapan Kebersihan, Dorong Gaya Hidup Sehat Warga Binaan

Karena itu, Pemkab Bandung Barat terus mendorong berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, petani, distributor, pelaku usaha pangan, serta pemangku kepentingan lainnya.

GAPURA AMANAH Hadirkan Pangan Terjangkau

Salah satu bentuk intervensi tersebut diwujudkan melalui Gerakan Pangan Murah (GAPURA) AMANAH.

Program ini merupakan kolaborasi Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat, serta Bank Indonesia.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan akses untuk memperoleh sejumlah kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, program tersebut diharapkan mampu mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan sekaligus mengurangi disparitas harga antara produsen dan konsumen.

Sejumlah komoditas pangan strategis disediakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras, minyak, gula, telur, daging sapi, daging ayam, cabai rawit, cabai keriting, bawang merah, dan bawang putih.

Momentum Maulid, Perkuat Nilai Amanah

Pelaksanaan GAPURA AMANAH yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum untuk menguatkan nilai kejujuran, kepedulian, keadilan dan amanah dalam kehidupan bermasyarakat.

Asep menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW, termasuk dalam aktivitas perdagangan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat, relevan dengan upaya membangun Kabupaten Bandung Barat yang amanah.

Menurutnya, amanah tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan dalam setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah harus amanah dalam mengelola sumber daya dan pembangunan, termasuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan dapat terpenuhi dengan baik.

Para pelaku usaha pangan juga diharapkan menjaga amanah dengan menyediakan pangan berkualitas, tidak melakukan penimbunan, serta menghindari praktik perdagangan yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga:  Pesan Tegas Bupati Bandung Barat untuk ASN: Jangan Persulit yang Bisa Dipermudah

Libatkan Pelaku Usaha dan Kelompok Pangan

Berdasarkan laporan panitia, kegiatan GAPURA AMANAH melibatkan sejumlah pelaku dan penyedia pangan, antara lain Bulog, Depo Daging, Prima Mart, Kios Pangan Sri Mandiri, Toko Hijrah Sayur, Gapoktan Silaturahmi, dan PT Serena Harsa Utama.

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada berbagai regulasi terkait pangan dan stabilisasi pasokan serta harga pangan, termasuk Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan sejumlah regulasi Badan Pangan Nasional.

Sementara pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Bandung Barat serta dukungan dana CSR Bank Indonesia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat, Dr. H. M. Lukmanul Hakim, M.Si., selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Bandung Barat berharap stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga, sementara masyarakat dapat memperoleh bahan pangan yang aman, berkualitas dan terjangkau.

Rangkaian kegiatan yang memadukan GAPURA AMANAH, Safari Dakwah dan Haflah Tilawah Al-Qur’an (Safdahati), serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan menjadi momentum memperkuat ketahanan pangan sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Bandung Barat.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!