Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKAB.BANDUNG BARAT

Heboh Kritik Kinerja Kepemimpinan Jeje-Asep di Media Sosial, Ketua DPRD Bandung Barat Angkat Bicara!

64
×

Heboh Kritik Kinerja Kepemimpinan Jeje-Asep di Media Sosial, Ketua DPRD Bandung Barat Angkat Bicara!

Sebarkan artikel ini
Istimewa.
Example 468x60

BANDUNG BARAT-GMN,- Ramainya kritik masyarakat di media sosial terhadap kinerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismail, mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat Muhammad Mahdi.

Menurut Mahdi, kritik merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun ia menilai proses pembangunan di Kabupaten Bandung Barat saat ini masih berjalan dan membutuhkan dukungan semua pihak. Berikut wawancara eksklusif bersama Ketua DPRD Bandung Barat, Rabu (11/3/2026) melalui Whatsapp Jaringan Pribadinya.

Example 300x600

Tanya Jawab Eksklusif :

1. Bagaimana penilaian Pak ketua DPRD terhadap satu tahun kinerja kepemimpinan Jeje–Asep di Kabupaten Bandung Barat?

Jika yang dimaksud perubahan yang sangat signifikan dan langsung dirasakan masyarakat secara luas, sejauh pengamatan saya memang belum terlalu terlihat.

Namun proses menuju perubahan tersebut sudah berjalan.Sebagai Ketua DPRD, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendorong dan mendoakan agar proses pembangunan ini bisa berjalan lebih cepat, karena percepatan kesejahteraan masyarakat memang menjadi tujuan utama dari pemekaran Kabupaten Bandung Barat.

Saya cukup optimistis karena Pak Bupati memiliki latar belakang yang membuat beliau relatif tidak memiliki beban masa lalu dalam tata kelola pemerintahan. Ada beberapa hal positif yang bisa kita lihat selama satu tahun ini:

Pertama, responsivitas pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat cukup cepat merespons berbagai isu di masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, penanganan bencana, hingga bantuan sosial. Bahkan Bupati dan Wakil Bupati sering turun langsung ke lapangan.

Kedua, implementasi kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

Kebijakan efisiensi anggaran sudah mulai diupayakan bersama DPRD, meskipun kondisi fiskal daerah memang terbatas. Efisiensi ini seharusnya menjadi momentum untuk menentukan skala prioritas pembangunan sekaligus memacu peningkatan pendapatan daerah.Ketiga, program-program layanan masyarakat mulai berjalan.

Baca Juga:  Pimpin Peringatan Hari Otda Ke 29, Bupati Jeje : Mari Kita Jadikan Semangat Untuk Meningkatkan Pembangunan Lebih Cepat

Beberapa layanan seperti BGN sudah beroperasi dan melayani masyarakat, sementara program KMP juga mulai dibentuk. DPRD tentu akan terus mengawal proses tersebut agar berjalan optimal.

2. Apakah masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Jeje–Asep?

Tentu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan awal berdirinya Kabupaten Bandung Barat, yaitu pemerataan kesejahteraan masyarakat.DPRD akan terus mendorong lahirnya kebijakan yang dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.

Saya kira satu tahun pertama sudah cukup sebagai fase pembelajaran.Dengan kondisi fiskal daerah yang terbatas, perlu terobosan pembiayaan pembangunan melalui partisipasi masyarakat dan dunia usaha.

Misalnya melalui skema CSR, obligasi daerah, atau kolaborasi pembangunan.Saat ini sebenarnya sudah ada contoh yang berjalan, seperti pembangunan SDN Cipeundeuy melalui CSR serta rencana pembangunan jalan Kota Baru Parahyangan -Cipatat.

Jika model seperti ini diperbanyak, saya yakin masyarakat akan lebih cepat merasakan manfaat pembangunan.

3. Apa harapan Pak Ketua DPRD untuk sisa masa jabatan Jeje–Asep selama empat tahun ke depan?

Membangun daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tentu tidak mudah dan tidak bisa dilakukan sendirian.

Karena itu saya berharap koordinasi dan kerja sama yang harmonis antara unsur pimpinan daerah, khususnya FORKOPIMDA Kabupaten Bandung Barat, bisa terus dipertahankan.Selain itu, proses pembangunan harus dipercepat karena kita diburu waktu.

Masyarakat membutuhkan kebijakan yang benar-benar terasa dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.Satu hal yang juga perlu menjadi perhatian bersama adalah rasio belanja pegawai dalam APBD yang masih cukup tinggi.

Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara kolektif agar ruang fiskal untuk pembangunan bisa lebih besar.

Meski kritik masyarakat terhadap kinerja Kepemimpinan Jeje–Asep terus bergulir di media sosial, DPRD Bandung Barat menilai proses perubahan masih berjalan.

Baca Juga:  Calon Bupati Edi Rusyandi Nomor 4 Berkomitmen Akan Melestarikan Seni Tradisi Budaya Sunda di Bandung Barat

Mahdi menegaskaskan, dukungan masyarakat, kolaborasi Pentahelix serta percepatan kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Bandung Barat Amanah.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *