Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
BusinessHeadlineJAWA BARATKAB.KARAWANGPENDIDIKAN

Siswa SMKS Bhinneka Karawang Belajar Langsung dari Praktisi, Sales Disebut Karier Tanpa Batas

52
×

Siswa SMKS Bhinneka Karawang Belajar Langsung dari Praktisi, Sales Disebut Karier Tanpa Batas

Sebarkan artikel ini
Praktisi Sales Sekar Tyas Nareswari bersama Gunawan Ardiyanto memberikan pembekalan kepada siswa SMKS Bhinneka Karawang melalui program Profesional Mengajar, Kamis (24/9/2026).
Example 468x60

KARAWANG-GMN,- Siswa SMKS Bhinneka Karawang mendapat pengalaman belajar langsung dari praktisi industri mengenai dunia Sales, kemampuan komunikasi, hingga peluang karier yang bisa dikembangkan setelah lulus sekolah.

Pembelajaran tersebut berlangsung melalui program Profesional Mengajar, hasil kolaborasi Sales Director Indonesia (SDI), Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI), dan Asosiasi Guru Marketing Indonesia (AGMARI).

Example 300x600

Program ini menjadi salah satu upaya mempertemukan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri, sehingga siswa memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai kompetensi yang dibutuhkan di tempat kerja.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapat materi dari Sekar Tyas Nareswari, Koordinator Divisi Vokasi KOMISI Pusat sekaligus Sales Leader yang saat ini memimpin AZKO Purwakarta.

Sekar hadir bersama Gunawan Ardiyanto, seorang engineer sekaligus anggota KOMISI yang memiliki ketertarikan pada bidang Sales. Gunawan juga dikenal sebagai penulis yang telah menerbitkan 12 buku, termasuk karya bertema bisnis dan Sales.

Mengangkat tema “Sales Adalah Karier Tanpa Batas & Life Skill Utama”, Sekar mengajak para siswa mengubah pandangan mengenai profesi Sales.

Menurutnya, Sales profesional tidak identik dengan aktivitas berbicara untuk menawarkan produk. Justru, kemampuan mendengar dan menganalisis kebutuhan pelanggan menjadi bagian penting dalam pekerjaan tersebut.

“Kalau Anda berpikir Sales itu 80 persen bicara dan 20 persen mendengar, justru sebaliknya. Sales profesional harus lebih banyak mendengar dan menganalisis,” ujar Sekar.

Penulis buku Seni dan Ilmu Mengelola Toko Retail itu menjelaskan, pekerjaan Sales pada dasarnya bukan hanya menjual barang atau jasa. Lebih dari itu, seorang Sales harus mampu membangun kepercayaan sekaligus memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Kemampuan Sales Dibutuhkan di Berbagai Profesi

Gunawan Ardiyanto kemudian memperluas perspektif siswa mengenai kemampuan Sales. Ia menjelaskan bahwa keterampilan menjual, berkomunikasi, dan membangun kepercayaan sebenarnya dibutuhkan dalam berbagai profesi.

“Guru menjual ilmu dan masa depan. Dokter menjual harapan dan kesembuhan. Bahkan ketika kita mengikuti wawancara kerja, kita sedang menjual nilai diri kita,” kata Gunawan.

Menurutnya, pemahaman tersebut penting bagi siswa agar tidak memandang Sales hanya sebagai profesi yang bertugas menawarkan produk kepada konsumen.

Kemampuan memahami kebutuhan orang lain, berkomunikasi secara efektif, membangun kepercayaan, hingga menawarkan solusi merupakan kompetensi yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang pekerjaan.

Berawal dari SPG hingga Memimpin AZKO Purwakarta

Di hadapan siswa, Sekar juga membagikan perjalanan kariernya yang cukup panjang. Kariernya dimulai sebagai SPG di SOGO Surabaya sebelum kemudian berkembang dan bersentuhan dengan berbagai sektor industri.

Ia pernah berkecimpung di bidang food court, alat tulis kantor (ATK), perkakas, hingga industri buku ketika bekerja di Gramedia.

Selain menjalani karier profesional, Sekar juga pernah membangun usaha sebagai distributor makanan, membuka bisnis tempat makan, serta menangani pengadaan barang dan jasa untuk kebutuhan perusahaan atau B2B.

Perjalanan karier tersebut kemudian membawanya bergabung dengan ACE Hardware. Ia mendapat penugasan di sejumlah kota hingga mengikuti proses transformasi brand ACE menjadi AZKO.

Saat ini, Sekar dipercaya memimpin gerai AZKO Purwakarta.

Menurut Sekar, bidang Sales juga memiliki sistem penghargaan yang berkaitan dengan pencapaian kinerja. Selama menjalani kariernya, ia pernah memperoleh berbagai bentuk insentif, termasuk kesempatan mengikuti perjalanan ke luar negeri.

Tidak berhenti di dunia korporasi, Sekar juga mendirikan PT Takon Pakar Edutainment, yang bergerak di bidang mentoring Sales, pelatihan, serta pengembangan kompetensi tenaga Sales.

“Produk bisa berbeda, industrinya bisa berbeda, tetapi kemampuan memahami customer, berkomunikasi, menjual, dan mencapai target tetap relevan,” tegasnya.

Siswa Diminta Siap Menghadapi Perubahan Dunia Kerja

Sekar juga tidak menutup-nutupi tantangan yang harus dihadapi seorang Sales. Target, penolakan dari pelanggan, serta tuntutan disiplin menjadi bagian dari dinamika pekerjaan tersebut.

Namun, ia menilai berbagai tantangan itu dapat menjadi proses untuk membangun karakter dan kemampuan bertahan dalam menghadapi tekanan.

“Tantangan itu bisa menjadi proses pembentukan karakter dan resiliensi,” katanya.

Ia juga mengingatkan para siswa agar terus meningkatkan kompetensi. Menurutnya, perubahan teknologi dan perilaku konsumen membuat dunia kerja terus berkembang.

“Dunia kerja berubah. Teknologi berubah. Customer berubah. Kalau kita berhenti belajar, kompetensi kita juga akan tertinggal,” ujarnya.

Kegiatan Profesional Mengajar tersebut mendapat dukungan dari pihak SMKS Bhinneka Karawang. Kepala Sekolah Ari Ambarwati, S.S., serta Ketua Program BDP Wini Setiawati, S.Pd., turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran praktisi industri secara langsung di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih konkret kepada siswa mengenai dunia kerja dan kompetensi yang perlu dipersiapkan sejak bangku sekolah.

Sekar menegaskan, tujuan kegiatan tersebut bukan untuk mengarahkan seluruh siswa menjadi Sales, melainkan memperkenalkan keterampilan yang dapat digunakan dalam berbagai profesi.

“Saya tidak datang untuk mengatakan bahwa kalian semua harus menjadi Sales. Saya ingin kalian tahu bahwa kemampuan Sales akan berguna apa pun profesi yang kalian pilih nanti,” pungkas Sekar.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Baca Juga:  Kebijakan Cleansing Guru Honorer DKI Jakarta Dinilai Sudah Tepat
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!