Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKOTA CIMAHIPENDIDIKAN

Jaksa Masuk Sekolah di Cimahi: 1.400 Siswa Diedukasi Bahaya Judi Online hingga Child Grooming

62
×

Jaksa Masuk Sekolah di Cimahi: 1.400 Siswa Diedukasi Bahaya Judi Online hingga Child Grooming

Sebarkan artikel ini
Istimewa.
Example 468x60

CIMAHI-GMN,- Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Kejaksaan Negeri Cimahi menggelar penyuluhan hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMP Negeri 9 Cimahi. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.400 siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran hukum sekaligus menanamkan kedisiplinan sejak usia dini.

Mengangkat tema “Penegakan Disiplin Siswa dan Pencegahan Kenakalan Remaja”, kegiatan ini menghadirkan Kepala Seksi Intelijen, Fajrian Yustiardi, S.H., M.H., bersama Jaksa Fungsional Seksi Intelijen, Chinta Marlina, S.H., sebagai narasumber utama.

Example 300x600

Keduanya memberikan pemahaman hukum secara langsung dengan pendekatan edukatif dan interaktif.
Dalam pemaparannya, Fajrian menegaskan bahwa disiplin merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter pelajar yang bertanggung jawab, berintegritas, dan patuh terhadap norma hukum maupun sosial.

Istimewa.

Ia menilai, pembiasaan disiplin sejak bangku sekolah dapat menjadi benteng awal dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja.
Momentum Hardiknas juga dimanfaatkan sebagai refleksi atas tantangan dunia pendidikan saat ini. Maraknya kasus perundungan (bullying), penyalahgunaan teknologi, hingga lemahnya ketahanan mental pelajar menjadi perhatian serius yang membutuhkan sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum.

Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah meningkatnya kasus judi online yang menyasar kalangan remaja.

Fajrian mengingatkan bahwa praktik tersebut tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman terkait risiko kejahatan digital di era modern.

Kemudahan akses internet, media sosial, dan permainan daring membuka peluang terjadinya penipuan online, penyalahgunaan data pribadi, hingga interaksi berbahaya di dunia maya.
Sementara itu, Chinta Marlina secara khusus menyoroti fenomena child grooming, yakni upaya manipulasi terhadap anak untuk tujuan eksploitasi.

Baca Juga:  Erick Thohir Tegaskan Membangun ekosistem Pelatih Sepakbola Nasional Berintegritas

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dalam berinteraksi di dunia digital, mengingat ancaman tidak hanya datang dari lingkungan nyata, tetapi juga melalui platform online.

Tidak hanya itu, siswa juga dibekali pengetahuan tentang berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya, seperti tawuran, geng motor, serta penyalahgunaan narkoba yang berdampak luas terhadap diri sendiri dan lingkungan.

Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan inisiatif nasional dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran kejaksaan. Program ini mengacu pada Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 184/A/JA/11/2015 serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Cimahi berharap para pelajar tidak hanya memahami hukum secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan taat hukum.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung kemajuan pendidikan di Kota Cimahi, dengan menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai moral, integritas, dan kesadaran hukum sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *