BANDUNG BARAT-GMN, – DPD Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bandung Barat resmi dilantik dan dikukuhkan. Kehadiran organisasi ini diharapkan menjadi wadah pengembangan seni qasidah sekaligus memperkuat seni dan budaya Islam di tengah masyarakat.
Pelantikan dan pengukuhan LASQI Kabupaten Bandung Barat berlangsung di Ballroom Gedung B lantai 4, Jumat (25/9/2026).
Ketua DPD LASQI Kabupaten Bandung Barat, Hj. Sri Dewi Anggaraini, mengatakan terbentuknya kepengurusan LASQI di Bandung Barat diharapkan dapat menjadi pendorong sekaligus support system bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan seni dan budaya Islam.
“Alhamdulillah, hari ini diadakan pelantikan dan pengukuhan LASQI Kabupaten Bandung Barat. Mudah-mudahan dengan adanya LASQI ini semakin menjadi pendorong dan support system bagi pemerintah daerah untuk memajukan dan membangun budaya Islam dari seni qasidah,” ujar Sri Dewi.
Menurutnya, keberadaan LASQI tidak sebatas mengembangkan seni qasidah. Organisasi tersebut juga memiliki ruang untuk mengembangkan berbagai seni dan budaya Islam yang dapat menjadi media dakwah di tengah perkembangan zaman.
“Jadi, tidak hanya qasidah, tetapi juga seni dan budaya Islam. Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu sarana dakwah, bagaimana LASQI bisa masuk ke generasi saat ini,” katanya.
Sri Dewi menilai pendekatan melalui seni dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya Islam kepada generasi muda dengan cara yang lebih dekat dan relevan.
LASQI Siapkan Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah
Sri Dewi mengatakan LASQI Kabupaten Bandung Barat ke depan akan membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam berbagai kegiatan.
Kolaborasi tersebut dapat dilakukan dalam agenda keagamaan, peringatan hari besar Islam maupun kegiatan kebudayaan lainnya.
“Kalau mungkin dari nama lembaganya sepertinya hanya bergerak di qasidah, tetapi sebenarnya tidak. Meliputi semua seni. Nanti di Kabupaten Bandung Barat, misalnya ketika ada agenda atau peringatan hari besar Islam maupun kegiatan lainnya, kita akan berkolaborasi dalam bidang seni budaya,” ujarnya.
Ia berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan nilai Amanah yang menjadi salah satu semangat dalam pembangunan Kabupaten Bandung Barat.
“Jadi, betul-betul menjadi amanah dalam ikut mendidik dan meningkatkan masyarakat di Bandung Barat untuk beretika dan berbudaya Islam,” katanya.
Akan Perkuat Kepengurusan di Tingkat Kecamatan
Pasca pelantikan, LASQI Kabupaten Bandung Barat akan menggelar rapat kerja daerah untuk menyusun program kerja dan membahas berbagai bentuk kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Sri Dewi mengatakan, LASQI juga akan memperkuat keberadaan organisasi hingga tingkat kecamatan melalui perwakilan DPC.
Keberadaan perwakilan tersebut diharapkan dapat membantu LASQI menyerap kebutuhan masyarakat sekaligus memetakan potensi seni dan budaya Islam di setiap wilayah.
“Nanti di setiap kecamatan akan ada perwakilan DPC LASQI. Dari situ kita akan menyerap apa kebutuhan dan apa yang perlu menjadi strategi peningkatan kebudayaan ataupun seni yang ada di daerah masing-masing,” tuturnya.
Wabup KBB Dorong LASQI Hadir dengan Aksi Nyata
Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail berharap LASQI tidak berhenti pada kegiatan pelantikan dan pengukuhan secara seremonial.
Ia mendorong kepengurusan LASQI yang baru terbentuk segera menjalankan program konkret untuk mengembangkan sekaligus melestarikan seni dan budaya keislaman di Kabupaten Bandung Barat.
“Saya berharap dengan kepemimpinan beliau, tentu LASQI Kabupaten Bandung Barat bukan hanya dilantik secara seremonial hari ini, tapi ada aksi nyata untuk pengembangan seni budaya keislaman, melestarikan seni budaya keislaman yang ada di Kabupaten Bandung Barat,” ujar Asep.
Menurut Asep, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap LASQI dapat menjadi salah satu mitra dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya Islam di daerah.
Dengan terbentuknya kepengurusan LASQI Kabupaten Bandung Barat, pengembangan seni qasidah dan seni budaya Islam diharapkan semakin terarah, sekaligus mampu menjadi media dakwah yang menjangkau masyarakat dan generasi muda.

















