Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKesehatanKOTA CIMAHI

STIKes Budi Luhur Cimahi Gelar Angkat Janji Pra Klinik Ke-XXI, Siapkan Perawat dan Bidan Berdaya Saing Global

26
×

STIKes Budi Luhur Cimahi Gelar Angkat Janji Pra Klinik Ke-XXI, Siapkan Perawat dan Bidan Berdaya Saing Global

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

CIMAHI-GMN,- STIKes Budi Luhur Cimahi kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan profesional dan berstandar internasional melalui pelaksanaan Angkat Janji Pra Klinik ke-XXI Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Technopark, Jalan Baros No. 78, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Rabu (20/5/2026).


Sebanyak 203 mahasiswa yang terdiri dari Program Pendidikan Ners Tahap Sarjana, Pendidikan Bidan Tahap Sarjana, D3 Keperawatan, dan D3 Kebidanan mengikuti prosesi sakral sebelum menjalani praktik klinik di berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

Example 300x600

Ketua STIKes Budi Luhur Cimahi, Sri Wahyuni mengatakan, Angkat Janji Pra Klinik merupakan tahapan akademik wajib yang menjadi simbol kesiapan mahasiswa memasuki dunia pelayanan kesehatan profesional.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik dan keterampilan laboratorium, tetapi juga etika profesi, tanggung jawab moral, serta kecintaan terhadap profesi keperawatan dan kebidanan.

“Mahasiswa harus memahami hak dan kewajiban saat berada di lahan praktik karena mereka menjadi bagian dari sistem pelayanan kesehatan yang menjunjung etika profesi,” ujar Sri Wahyuni.

Pada tahun ini, kegiatan mengusung tema “Smart Care for Better Opportunities: Developing Competent Nurses and Midwives for Upholding National Values and Global Excellence.”

Tema tersebut menegaskan komitmen kampus dalam menyiapkan lulusan yang unggul, religius, profesional, dan mampu bersaing di tingkat internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.

STIKes Budi Luhur Dorong Lulusan Kerja ke Luar Negeri

Dalam kesempatan tersebut, pihak kampus juga memperingati perjalanan 20 tahun STIKes Budi Luhur setelah bertransformasi dari SPK menjadi akademi hingga sekolah tinggi ilmu kesehatan.

Sri Wahyuni mengungkapkan, sejak tahun 2007 kampus telah merintis program penempatan tenaga kesehatan ke luar negeri. Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 232 alumni telah bekerja di berbagai negara seperti Jepang, Arab Saudi, Kuwait, Jerman, Turki, dan Malaysia.

Baca Juga:  Di Tengah Isu Dugaan Korupsi Mencuat, Bupati Bandung Barat Akhirnya Angkat Bicara

Untuk memperkuat program internasionalisasi tersebut, kampus meluncurkan Balai Bahasa Budi Luhur atau BL Language Center sebagai pusat pengembangan kemampuan bahasa asing mahasiswa.

Selain itu, STIKes Budi Luhur juga meresmikan Budi Luhur Migrant Center melalui kerja sama dengan BP2MI dan kementerian terkait guna mendukung program penempatan pekerja migran Indonesia secara profesional dan aman.

Ketua DPRD Cimahi Apresiasi Kontribusi STIKes Budi Luhur

Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widiatmoko yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi STIKes Budi Luhur dalam pembangunan sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Ia menilai prosesi Angkat Janji Pra Klinik bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum pembentukan karakter tenaga kesehatan yang berintegritas dan humanis.

“Tenaga kesehatan bukan hanya dituntut pintar secara akademik, tetapi juga memiliki empati, etika, dan kepedulian sosial,” katanya.

Wahyu juga mendukung langkah STIKes Budi Luhur dalam menghadirkan Balai Bahasa dan Migrant Center sebagai strategi peningkatan kompetensi global mahasiswa serta perlindungan pekerja migran Indonesia.

Migrant Center Jadi Langkah Strategis Hadapi Peluang Kerja Global

Sementara itu, Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia, Abri Danar Prabawa menegaskan, keberadaan Migrant Center menjadi langkah strategis dalam membangun SDM Indonesia yang siap bersaing di pasar kerja internasional.

Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja sektor kesehatan dan caregiver di berbagai negara terus meningkat akibat fenomena aging population dan kekurangan tenaga produktif.

Negara seperti Taiwan, Jepang, hingga sejumlah negara di Eropa membuka peluang besar bagi tenaga kesehatan Indonesia yang kompeten dan tersertifikasi.

Ia berharap Migrant Center STIKes Budi Luhur dapat menjadi pusat edukasi, pelatihan bahasa, sertifikasi kompetensi, hingga pendampingan calon pekerja migran agar siap bekerja secara profesional dan prosedural di luar negeri.

Baca Juga:  Membanggakan! Petarung Muaythai Jabar Taklukan Tuan Rumah Thailand

Dengan peresmian Migrant Center tersebut, STIKes Budi Luhur Cimahi semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang fokus mencetak lulusan unggul, berdaya saing internasional, serta mampu menjawab kebutuhan tenaga kesehatan global.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *