Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKAB.BANDUNG BARATOlahraga

Wabup Asep Ismail Soroti Disiplin KKI Bandung Barat, Target Prestasi Porprov

216
×

Wabup Asep Ismail Soroti Disiplin KKI Bandung Barat, Target Prestasi Porprov

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail memberikan keterangan kepada awak media seusai pelantikan pengurus Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Kabupaten Bandung Barat periode 2026–2030, di Ballroom Gedung B komplek Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (10/10/2026).
Example 468x60

BANDUNG BARAT-GMN – Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail menyoroti kedisiplinan pengurus dan karateka Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Kabupaten Bandung Barat. Menurutnya, disiplin dan menghargai waktu menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi olahraga.

Hal itu disampaikan Asep saat menghadiri pelantikan pengurus KKI Bandung Barat periode 2026–2030 di Ballroom Lantai 4 Gedung Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (10/10/2026).

Example 300x600

Dalam kegiatan tersebut, Edy Syafrudin resmi dilantik sebagai Ketua KKI Bandung Barat oleh Ketua KKI Provinsi Jawa Barat, Asep Dedi Setiawan. Acara itu turut dihadiri perwakilan Dispora KBB, KONI KBB, dan FORKI KBB.

Asep menilai pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sesuai jadwal menjadi contoh positif bagi organisasi olahraga. Ia berharap budaya disiplin tersebut diterapkan secara konsisten dalam latihan maupun pembinaan atlet.

“Yang menarik dari KKI ini salah satunya adalah tingkat kedisiplinannya. Saya memperhatikan dari awal, mulai dari undangan pukul 07.30 hingga pelaksanaan pelantikan, semuanya sesuai dengan yang dicantumkan dalam undangan,” ujar Asep.

Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya dibutuhkan dalam organisasi, tetapi juga harus ditanamkan kepada atlet sejak usia dini.

Asep mengaku bangga melihat karateka dari kalangan pelajar SD, SMP, hingga SMA yang tampil menunjukkan kemampuan mereka dalam rangkaian kegiatan pelantikan tersebut.

Ia berharap pembinaan karate dapat melahirkan atlet yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki karakter kuat, tanggung jawab, dan semangat untuk meraih prestasi.

Asep juga berharap kepemimpinan Edy Syafrudin mampu membawa KKI Bandung Barat semakin berkembang dan kembali mencatatkan prestasi di tingkat provinsi, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.

“Harapannya, KKI Kabupaten Bandung Barat bisa menjelma menjadi KKI yang tangguh dan berprestasi, terlebih dalam menghadapi Porprov,” katanya.

Baca Juga:  Sekretaris BM PAN Kab.Bandung Barat Ucapkan Selamat dan Sukses atas Kemenangan Paslon BERJAMAAH

Edy Siapkan Pembinaan Atlet Berjenjang

Ketua KKI Bandung Barat Edy Syafrudin mengatakan, pihaknya akan memprioritaskan peningkatan kualitas pelatih sebelum melakukan seleksi atlet potensial.

Edy yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan KBB itu menyebut pembinaan akan dimulai dari dojo, kemudian dikembangkan ke tingkat kabupaten dan provinsi.

“Fokus pertama kita adalah meningkatkan kualitas pelatih. Setelah itu, kita akan menyeleksi atlet yang berpotensi meraih prestasi, dimulai dari tingkat pelajar melalui Popda dan Popwil, kemudian diharapkan bisa berlanjut ke Porprov,” kata Edy.

Saat ini, KKI Bandung Barat memiliki 10 dojo. Pengurus menargetkan penambahan enam dojo untuk memperluas pembinaan di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

Edy juga menyebut saat ini terdapat empat atlet KKI Bandung Barat yang mengikuti Porprov Jawa Barat. Ia berharap jumlah atlet yang mampu tampil dalam ajang tersebut meningkat menjadi sedikitnya enam orang pada 2030.

Untuk mencapai target itu, pengurus akan melakukan pemetaan wilayah, memperkuat peran pelatih, dan mengembangkan pembinaan atlet secara bertahap.

Pemkab Dorong Sinergi Olahraga

Asep menambahkan, pemerintah daerah bersama KONI dan berbagai cabang olahraga terus berupaya meningkatkan prestasi atlet. Koordinasi antarpihak dinilai penting agar kebutuhan dan kendala pembinaan dapat diselesaikan bersama.

Ia juga mengingatkan bahwa efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah tidak boleh membuat insan olahraga kehilangan semangat.

Menurutnya, keterbatasan anggaran harus disikapi dengan memperkuat kedisiplinan, kerja sama, dan konsistensi dalam menjalankan program pembinaan.

“Namun kita tidak boleh menyerah, karena kuncinya adalah disiplin,” pungkasnya.

(Nina Rustiana)


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!