Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKAB.BANDUNG BARAT

Pesan Tegas Bupati Bandung Barat untuk ASN: Jangan Persulit yang Bisa Dipermudah

60
×

Pesan Tegas Bupati Bandung Barat untuk ASN: Jangan Persulit yang Bisa Dipermudah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANDUNG BARATGMN,- Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 118 aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Kamis (30/7/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Ballroom Balai Gempungan Lantai 4 Gedung B Kompleks Perkantoran Kabupaten Bandung Barat itu terdiri atas dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 56 Pejabat Administrator, serta 60 Pejabat Fungsional.

Example 300x600

Dari 60 pejabat fungsional tersebut, sebanyak 25 merupakan tenaga kesehatan, dua guru, dan 33 tenaga teknis.

Dalam kegiatan yang sama, Bupati Bandung Barat juga menyerahkan Surat Keputusan Penugasan kepada 112 guru sebagai kepala sekolah. Penugasan tersebut diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Jeje mengatakan, seluruh proses pengangkatan dan penugasan tersebut dilakukan berdasarkan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen Aparatur Sipil Negara serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, penataan jabatan bukan sekadar rotasi ataupun pengisian posisi struktural, melainkan bagian dari upaya memperkuat kapasitas birokrasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif.

“Hari ini saya melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 2 pejabat pimpinan tinggi pratama, 56 pejabat administrator, dan 60 pejabat fungsional. Selain itu, saya juga memberikan penugasan kepada 112 guru sebagai kepala sekolah,” kata Jeje.

Ia menegaskan, jabatan harus dipandang sebagai amanah dan ruang untuk memberikan pengabdian, bukan sebagai simbol kehormatan atau sekadar kedudukan.

Jeje mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang pejabat bukan terletak pada tinggi rendahnya jabatan, tetapi pada kemampuan menghasilkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Mentri Perdagangan Budi Santoso Pantau Harga dan Pasokan Bahan Pokok di Pasar Tagog Padalarang

“Jangan pernah memaknai jabatan sebagai simbol kehormatan. Jadikan jabatan sebagai ruang pengabdian dan ruang pembuktian untuk menghadirkan kinerja terbaik bagi organisasi dan pelayanan publik,” tegasnya.

Sekitar 200 Formasi Kepala Sekolah Masih Kosong

Meski 112 guru telah ditugaskan sebagai kepala sekolah, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat masih menghadapi persoalan kekosongan jabatan kepala sekolah.

Saat ini, masih terdapat sekitar 200 formasi kepala sekolah yang belum terisi. Pemerintah daerah berencana melakukan pengisian secara bertahap menyesuaikan kesiapan calon kepala sekolah yang telah memenuhi persyaratan.

Jeje menyebut pemenuhan kebutuhan kepala sekolah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola satuan pendidikan sekaligus memperkuat pelayanan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.

Selain penataan kepala sekolah, Pemkab Bandung Barat juga akan segera memasuki tahapan pengisian enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan 53 Jabatan Pengawas.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jabatan-jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah diisi aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi.

Tegaskan Sistem Merit dan Loyalitas ASN

Dalam arahannya, Jeje juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat penerapan sistem merit dalam manajemen ASN secara konsisten, objektif, transparan dan akuntabel.

Ia mengakui bahwa setiap keputusan terkait pengangkatan, mutasi maupun promosi jabatan tidak selalu dapat memenuhi harapan seluruh pihak. Namun, kebijakan tersebut diklaim tetap diarahkan pada kepentingan organisasi, kebutuhan pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Jeje juga menekankan pentingnya loyalitas ASN. Namun, loyalitas yang dimaksud bukan kepada individu atau pimpinan, melainkan kepada negara, amanah jabatan, visi dan misi pembangunan daerah serta kepentingan masyarakat.

Menurutnya, loyalitas tidak ditentukan oleh kedekatan seorang aparatur dengan pimpinan, tetapi dibuktikan melalui keberanian bekerja secara benar, menjaga integritas dan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Baca Juga:  PEMDA KBB AKAN DIRIKAN MINIATUR KA'BAH, ARSAN LATIF : SUMBER ANGGARANNYA TIDAK AKAN MENGANDALKAN DARI APBD

Karena itu, Jeje menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi aparatur yang mengabaikan nilai-nilai dasar ASN, menyalahgunakan amanah jabatan maupun mendahulukan kepentingan pribadi dan kelompok.

ASN Diminta Berani Berinovasi

Jeje berharap birokrasi Kabupaten Bandung Barat ke depan semakin adaptif, profesional, kolaboratif, inklusif dan berorientasi pada hasil.

Seluruh ASN pun didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, terbuka terhadap perubahan, berani melakukan inovasi dan tidak terjebak dalam zona nyaman.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Sebab, menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai oleh satu orang atau satu perangkat daerah saja, melainkan membutuhkan kerja bersama sebagai satu tim.

“Jangan mempersulit sesuatu yang dapat dipermudah. Jangan memperlambat sesuatu yang dapat dipercepat. Masyarakat tidak menunggu alasan, tetapi menunggu hasil nyata dari kerja kita,” ujar Jeje.

Ia berharap pejabat yang baru dilantik maupun seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pemerintahan serta pelayanan publik.

Dengan rangkaian pelantikan, penugasan kepala sekolah dan rencana pengisian jabatan strategis tersebut, Pemkab Bandung Barat menargetkan penataan birokrasi dapat berjalan lebih efektif untuk mendukung pembangunan daerah dan menghadirkan pelayanan yang semakin responsif bagi masyarakat.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!