Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKAB.BANDUNG BARAT

P4KBB Soroti Kemacetan, Pendidikan, dan Kesehatan di Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat

19
×

P4KBB Soroti Kemacetan, Pendidikan, dan Kesehatan di Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat

Sebarkan artikel ini
Dok. Photo GlobalMediaNews (Istimewa).
Example 468x60

BANDUNG BARAT-GMN,– Memperingati Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke-19, Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial dalam mengawal pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua P4KBB usai pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) I yang dirangkaikan dengan peringatan Milangkala ke-5 P4KBB. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa P4KBB akan terus konsisten menjalankan visi dan misinya sebagai wadah aspirasi masyarakat yang memberikan masukan, kritik konstruktif, serta solusi bagi kemajuan Kabupaten Bandung Barat.

Example 300x600

Menurutnya, memasuki usia ke-19 tahun, Kabupaten Bandung Barat masih menghadapi sejumlah persoalan mendasar yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Beberapa isu strategis yang menjadi sorotan di antaranya kemacetan lalu lintas, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, sektor pendidikan, hingga percepatan pembangunan infrastruktur.

Dok. Photo GlobalMediaNews (Istimewa).

“Masalah kemacetan saat ini sudah menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani. Selain itu, pelayanan kesehatan masyarakat perlu terus ditingkatkan, termasuk ketersediaan dokter spesialis di rumah sakit maupun puskesmas. Begitu pula sektor pendidikan yang harus menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya kepada GlobalMediaNews,Minggu (14/6/2026).

P4KBB menilai pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci utama dalam mendukung pertumbuhan daerah. Karena itu, organisasi tersebut mendorong percepatan pembangunan Flyover Cimareme dan Flyover Padalarang yang dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas yang semakin meningkat setiap tahunnya.

Menurutnya, sejak Kabupaten Bandung Barat berdiri sebagai daerah otonom, pembangunan ruas jalan baru yang signifikan masih sangat terbatas. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kemacetan dan berpotensi menghambat berbagai aktivitas masyarakat, termasuk akses kendaraan darurat seperti ambulans.

“Kami berharap pembangunan Flyover Cimareme dan Flyover Padalarang segera direalisasikan. Infrastruktur ini sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik. Jangan sampai Bandung Barat tertinggal dibandingkan daerah lain yang telah lebih maju dalam pembangunan infrastrukturnya,” katanya.

Baca Juga:  Koramil Jalan Cagak Bentuk Karakter Siswa SMK Bina Taruna Lewat MPLS: Tanamkan Disiplin & Cinta Tanah Air

P4KBB juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, DPRD KBB, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperkuat koordinasi dalam mencari solusi terkait pembebasan lahan dan skema pendanaan proyek flyover tersebut.

Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintah menjadi faktor penting agar proyek strategis yang telah lama direncanakan itu dapat segera terealisasi demi kepentingan masyarakat luas.

Selain membahas isu pembangunan, Musyawarah Besar P4KBB juga menghasilkan sejumlah rekomendasi organisasi, salah satunya memperluas jaringan kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan desa. Langkah tersebut bertujuan memperkuat penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi publik dalam proses pembangunan daerah.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat hingga ke tingkat desa. Dengan jaringan yang lebih luas, berbagai aspirasi warga dapat dihimpun dan diperjuangkan secara lebih efektif. Pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan,” tegasnya.

P4KBB berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19 dapat menjadi refleksi bersama untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita awal pemekaran Kabupaten Bandung Barat.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!