Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadlineJAWA BARATOlahragaSports

Bandung Taekwondo Open 2026 Resmi Berlevel Nasional, 2.200 Atlet Berlaga

27
×

Bandung Taekwondo Open 2026 Resmi Berlevel Nasional, 2.200 Atlet Berlaga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANDUNG, GMN – Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Kota Bandung resmi menghelat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bandung Taekwondo Open 2026 di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Dr. Setiabudhi, Kota Bandung, pada Sabtu dan Minggu (17–18/10/2026). Perhelatan tahunan ini resmi naik kelas menjadi kejuaraan berskala nasional dengan lonjakan antusiasme peserta yang signifikan.

Ketua Pengcab TI Kota Bandung, Dedi Heryadi, mengungkapkan bahwa transformasi ajang ini hingga berstatus nasional memerlukan proses persiapan yang panjang serta konsistensi tinggi. Kendati jadwal penyelenggaraan sempat bergeser dari Agustus ke Oktober, seluruh rangkaian acara dipastikan dapat terealisasi dengan optimal di Gymnasium UPI Bandung.

Example 300x600

Ajang Kejurnas Bandung Taekwondo Open 2026 berhasil menyedot keterlibatan 2.200 taekwondoin yang meluncur dari 8 provinsi di Indonesia, meliputi Lampung, Jambi, Kalimantan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, serta Jawa Barat selaku tuan rumah. Di samping itu, sebanyak 20 Pengcab dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat turut menerjunkan atlet-atlet terbaiknya.

“Melimpahnya partisipasi peserta tak lepas dari reputasi Kota Bandung sebagai salah satu barometer pembinaan taekwondo di tanah air. Agenda ini sekaligus memberikan efisiensi anggaran bagi unit-unit latihan lokal untuk mencicipi atmosfer kompetisi tingkat nasional tanpa perlu bertolak ke luar daerah. Iklim Kota Bandung yang sejuk serta sarana pendukung yang memadai turut menjadi daya tarik utama bagi kontingen luar daerah,” papar Dedi.

Menghadapi perhelatan ini, Pengcab TI Kota Bandung mengaplikasikan kalkulasi strategi khusus terkait alokasi atletnya. Skuad Kota Bandung hanya menurunkan atlet pada nomor Poomsae (jurus), sedangkan para pilar di nomor Kyorugi (pertarungan) sengaja diparkir demi mengantisipasi risiko cedera menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang bakal bergulir pada November mendatang.

Baca Juga:  HUT GOOL KBB ke 6, GOOL KBB Bersama PJ Bupati Bandung Barat dan Plt Kepala Bakesbangpol KBB Berikan Santunan Kepada 41 anak Yatim

Demi mempertahankan takhta Juara Umum pada Porprov Jabar 2026, Pengcab TI Kota Bandung dijadwalkan segera memulai pemusatan latihan cabang (Pelatcab) terpusat pada 21 Oktober 2026 di Hall Taekwondo Jabar, Kompleks KONI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Kota Bandung.

Dedi merincikan bahwa program sentralisasi tersebut bakal diisi oleh porsi latihan intensif sebanyak tiga kali sehari.

“Sesi pagi difokuskan pada penggemblengan fisik di lapangan atletik guna meningkatkan kapasitas daya tahan, yang kemudian dilanjutkan dengan pemantapan taktik serta teknik pada sesi siang dan malam hari,” imbuhnya.

Menatap Porprov 2026 yang dihelat di Kota Bogor, Dedi mengkalkulasi bahwa peta persaingan bakal jauh lebih sengit ketimbang edisi Porprov 2022. Kota Bogor selaku tuan rumah dinilai mengantongi kekuatan yang merata serta keunggulan spesialisasi di sejumlah nomor tanding.

Kondisi tersebut menuntut jajaran pelatih untuk terus mengasah strategi dan ketajaman taktis. Pihak pengurus terus memacu para atlet agar melakoni proses persiapan secara maksimal demi mengamankan kembali predikat Juara Umum taekwondo bagi Kota Bandung.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!