CIMAHI-GMN,- Pemerintah Kota Cimahi menyambut pelaksanaan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terhadap sejumlah proyek pembangunan tahun 2025. Audit ini dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi serta menghasilkan kualitas pembangunan yang optimal bagi masyarakat.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, menegaskan bahwa pengawasan dari BPK RI memiliki peran penting dalam menjaga penggunaan anggaran daerah tetap transparan dan akuntabel.
Menurutnya, audit tersebut menjadi instrumen kontrol agar setiap proyek publik tidak hanya tepat aturan, tetapi juga memberikan manfaat nyata.
“Pengawasan dari BPK RI sangat penting untuk memastikan penggunaan anggaran pembangunan berjalan transparan dan akuntabel. Dengan begitu, hasil pembangunan bisa berkualitas dan sesuai harapan masyarakat,” ujar Adhitia(6/4/2026).
Sejumlah proyek strategis yang masuk dalam agenda audit antara lain pembangunan Bundaran Jati, rumah dinas kepala daerah, serta pengembangan RSUD Cibabat. Audit ini juga bertujuan menghindari pelaksanaan proyek yang terkesan terburu-buru sehingga berpotensi menurunkan kualitas hasil pekerjaan.
Selain pengawasan dari lembaga negara, Pemkot Cimahi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawal jalannya pembangunan. Partisipasi publik dinilai penting untuk menjaga kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan daerah.
“arena ini menggunakan uang rakyat, maka transparansi harus menjadi komitmen bersama. Masyarakat juga perlu ikut mengawasi agar hasil pembangunan benar-benar maksimal,” tambahnya.
Pemkot Cimahi berharap seluruh proyek yang tengah berjalan dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai spesifikasi, serta mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga. Dukungan masyarakat pun menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan pembangunan tersebut.

















