JAKARTA-GMN,- Setelah hampir lima bulan dibekukan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat kembali bernafas lega. PWI Pusat, lewat SK No. 373-PLP/PP-PWI/2025 yang ditandatangani pada 1 Agustus 2025 oleh Ketua Hendry Ch. Bangun, Sekjen Iqbal Irsyad, dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Irmanto, resmi mencabut pembekuan dan mengembalikan roda kepengurusan di bawah komando Hilman Hidayat.
Pemulihan ini adalah hasil rekonsiliasi yang mempersatukan kembali dua kubu, mengakhiri ketegangan yang sempat memanas di tubuh organisasi.
Keputusan dan Poin Penting
Dalam SK tersebut, PWI Pusat menetapkan dua hal utama:
- Mencabut SK pembekuan sebelumnya yakni SK No. 320-PLP/PP-PWI/2025 (21 Maret 2025) dan SK No. 323-PLP/PP-PWI/2025 (22 April 2025) yang mengatur penyempurnaan susunan pengurus.
- Memulihkan kepengurusan PWI Jabar masa bakti 2021–2026 sesuai SK No. 266-PGS/PP-PWI/2021 (3 September 2021) yang terakhir diubah dengan SK No. 216-PGS/PP-PWI/2024 (19 Juni 2024).
Dengan keluarnya SK terbaru, status Pelaksana Tugas (Plt) Pengurus PWI Jabar otomatis tidak berlaku. Pemulihan ini didasari hasil mediasi pada 31 Juli 2025 yang difasilitasi PWI Pusat, menyepakati pencabutan pembekuan dan pengembalian kepengurusan.
Perubahan Struktur Pengurus
Selain mencabut pembekuan, PWI Pusat juga mengeluarkan SK No. 374-PLP/PP-PWI/2025 tentang perubahan struktur pengurus PWI Jabar.
Hilman Hidayat tetap menjabat Ketua PWI Jabar, sementara posisi Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah kini dipegang oleh HRM Dadang Donoroso, S.IP. menggantikan Hardiyansyah, S.H., yang kini menjabat sebagai Wakil Sekretaris.
Perubahan juga terjadi di jajaran Seksi Wartawan, antara lain:
- Advokasi dan Pembelaan Wartawan: H. Arihta U. Surbakti, Deddy Julyawan, Herry Setiawan
- Pembinaan Daerah: H. Taufik Ilyas, Ihsan Mahfudz
- Kesejahteraan: Asep Syahrial
- Pendidikan: Iswan Darsono (menggantikan posisi Wawan Ruswana yang kini fokus di bidang ini)
- Kerja Sama: Mustari
- Media Siber dan Multimedia: Mustafid
Harapan ke Depan
Dengan berakhirnya masa pembekuan, PWI Jawa Barat diharapkan kembali fokus menjalankan perannya dalam meningkatkan profesionalisme, memperjuangkan kesejahteraan, dan menjaga marwah wartawan di tanah Pasundan.
Rekonsiliasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas internal dan sinergi dengan berbagai pihak di dunia pers.













