Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARAT

Bayu Umbara Tegaskan KNPI Jabar Bergerak Progresif 2026-2029

18
×

Bayu Umbara Tegaskan KNPI Jabar Bergerak Progresif 2026-2029

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GMN, BANDUNG – Ketua KNPI Jawa Barat terpilih Bayu Umbara menegaskan komitmennya membawa organisasi kepemudaan tersebut ke arah yang lebih progresif selama periode kepengurusan 2026-2029.

Pernyataan itu disampaikan Bayu seusai Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Jawa Barat yang akhirnya dapat digelar setelah sebelumnya mengalami beberapa kali penundaan. Musda berlangsung Selasa malam (18/8/2026) di Hotel Horison, Jalan Peta, Kota Bandung.

Example 300x600

Bayu berharap seluruh tahapan Musda berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan yang mampu menjawab berbagai kebutuhan pemuda di Jawa Barat. Menurutnya, Musda menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus menyusun agenda organisasi yang lebih konkret.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan Musda setelah beberapa kali mengalami penundaan. Mudah-mudahan Musda berjalan lancar dan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ujar Bayu.

Ia menilai kepengurusan baru harus mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, program KNPI Jawa Barat ke depan tidak hanya berorientasi pada kegiatan organisasi, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan sosial.

Dalam proses pemilihan Ketua DPD KNPI Jawa Barat periode 2026-2029, Bayu telah ditetapkan sebagai calon tunggal. Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak berarti proses demokrasi dalam organisasi berjalan tanpa musyawarah.

“Memang sudah diumumkan saya menjadi calon tunggal untuk Ketua DPD KNPI periode 2026-2029. Walaupun saya menjadi calon tunggal, proses demokrasi tetap berjalan melalui musyawarah mufakat dengan calon-calon yang lain,” katanya.

Bayu menjelaskan, sebelumnya terdapat sejumlah kandidat yang mengambil formulir pencalonan. Namun, beberapa kandidat memilih tidak mengembalikan formulir dan kemudian menyatakan dukungan terhadap dirinya.

Berdasarkan mekanisme Musda, tahapan selanjutnya mencakup penetapan ketua terpilih serta penyusunan formatur dan calon kepengurusan. Struktur tersebut nantinya akan menjalankan roda organisasi selama tiga tahun mendatang.

Baca Juga:  Launching Website smsijabar.com dan Bimtek siberindo.co Terlaksana Dengan Baik.

“Rencananya pada pleno kelima akan ditetapkan ketua terpilih, sekaligus ditetapkan formatur dan calon kepengurusan untuk tiga tahun ke depan,” tuturnya.

Memasuki periode 2026-2029, Bayu ingin KNPI Jawa Barat memainkan peran sebagai katalisator sekaligus jembatan antara pemerintah dan kalangan pemuda. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk memperkuat sinergi dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

“Intinya, KNPI ke depan menjadi katalisator dan bridging dengan pemerintah supaya program-program kepemudaan berjalan dengan baik. Kita akan bersinergi dengan pemerintah,” ujar Bayu.

Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi dari kepengurusan sebelumnya. Evaluasi tersebut akan menjadi pijakan bagi pengurus baru untuk memperbaiki pola kerja dan memperkuat program yang dinilai belum maksimal.

“Memang banyak evaluasi terkait kepengurusan yang sekarang. Kita akan memperbaiki hal-hal yang memang harus diperbaiki. Yang jelas, kepengurusan KNPI ke depan akan banyak program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Bayu memastikan KNPI Jawa Barat akan lebih aktif turun ke tengah masyarakat. Program organisasi akan diarahkan pada persoalan nyata yang membutuhkan keterlibatan generasi muda, termasuk kebencanaan, kegiatan sosial, dan aktivitas kemasyarakatan.

“Program-programnya tidak bersifat seremonial. Kita akan mencoba sering turun ke masyarakat, terutama pada program yang memang membutuhkan peran pemuda, seperti kebencanaan, peran sosial, dan kegiatan yang membantu masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

Bidang pendidikan juga menjadi salah satu perhatian utama Bayu dalam kepengurusan mendatang. Ia menilai masih terdapat persoalan anak usia sekolah yang tidak bersekolah sehingga membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah dan organisasi kepemudaan.

“Pak Sekda tadi juga menyampaikan mengenai program untuk mengakselerasi tingkat pendidikan, terutama pada rentang usia pemuda. Kita bisa membantu pemerintah dalam upaya mengurangi angka anak usia sekolah yang tidak bersekolah,” jelasnya.

Baca Juga:  Kombes Saptono Erlangga Jabat Kabid Humas Polda Jabar

Selain pendidikan, sektor ketenagakerjaan turut menjadi perhatian KNPI Jawa Barat. Bayu menilai tingginya tantangan ketenagakerjaan bagi generasi muda harus direspons melalui peningkatan keterampilan dan perluasan kesempatan kerja.

“Terkait ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka untuk pemuda di Jawa Barat juga akan kita bantu akselerasi. Jadi, titik poinnya adalah pendidikan dan ketenagakerjaan yang memang menjadi masalah kita bersama,” katanya.

Mengenai isu dualisme di tingkat pusat, Bayu menegaskan KNPI Jawa Barat akan tetap berpedoman pada struktur organisasi yang memiliki legalitas resmi. Ia menyebut secara vertikal kepengurusan Jawa Barat mengacu kepada DPP KNPI yang dipimpin Ryano Panjaitan dan memiliki SK Kemenkumham.

“Sebetulnya di KNPI pusat hanya satu yang mendapatkan SK Kemenkumham. Legalitasnya ada di Bung Ryano Panjaitan. Secara vertikal kita mengacu ke situ dan di Jawa Barat juga mengacu pada SK Bung Ryano,” tegas Bayu.

Bayu menambahkan, KNPI merupakan organisasi yang menghimpun pemuda dari berbagai latar belakang. Keragaman tersebut membuat kepengurusan mendatang harus mampu bersikap adaptif terhadap perbedaan karakter, organisasi, agama, maupun latar belakang politik.

“KNPI ini multi-golongan, multi-partai, dan semua golongan ada di dalamnya. Saya akan berusaha adaptif dengan karakter masing-masing golongan dan semoga KNPI tetap relevan dengan apa yang disuarakan oleh masing-masing kelompok,” ujarnya.

Menurut Bayu, KNPI sejatinya merupakan wadah bersama untuk mengembangkan berbagai program kepemudaan lintas kelompok. Ia menegaskan organisasi tersebut harus menjaga independensi dari kepentingan politik praktis dan mengutamakan kepentingan pemuda.

“KNPI itu sebetulnya wadah berhimpun terkait program-program kepemudaan. Jadi, tidak ada kepentingan politik di dalamnya. Semua agama, semua kalangan politik, dan semua organisasi kemasyarakatan ada di situ untuk bersama-sama menjalankan program kepemudaan,” katanya.

Baca Juga:  Jaring Atlet Berkuda, Kejurda Piala Gubernur Jawa Barat Digelar

Dalam proses pencalonan Ketua KNPI Jawa Barat, Bayu mengungkapkan bahwa awalnya terdapat sekitar lima hingga enam orang yang mengambil formulir. Namun, hingga batas waktu pengembalian, hanya dua kandidat yang mengembalikan formulir, yakni dirinya dan Awi Jaya.

“Awalnya ada sekitar lima atau enam yang mengambil formulir. Kemudian yang mengembalikan formulir tinggal dua, yaitu saya dan Kang Awi Jaya. Calon lain yang tidak mengembalikan formulir sudah menyatakan dukungannya kepada saya,” tutur Bayu.

Bayu menyebut dukungan terhadap dirinya juga datang dari sekitar 130 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) serta 26 KNPI kabupaten dan kota di Jawa Barat. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi modal sekaligus tanggung jawab untuk menjalankan organisasi secara inklusif.

Ia menegaskan dukungan yang diterimanya tidak boleh hanya dimaknai sebagai legitimasi politik organisasi. Sebaliknya, dukungan tersebut harus diterjemahkan menjadi semangat untuk membangun KNPI Jawa Barat yang lebih terbuka, responsif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dukungan ini tentu menjadi amanah yang harus saya jalankan bersama seluruh elemen pemuda. Ke depan kita ingin KNPI Jawa Barat menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda dan mampu memberikan kontribusi nyata untuk Jawa Barat,” pungkas Bayu.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *