CIMAHI-GMN,- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Cimahi menggelar aksi donor darah bertajuk “Donor untuk Ibu Pertiwi” dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang Barat II Nomor 4, Cimahi Utara, Sabtu (26/9/2026).
Aksi donor darah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari tingkat DPP, DPD hingga DPC.
Koordinator Pelaksana Donor Darah, Bambang Harry Mulyono, mengatakan kegiatan tersebut mendapat respons cukup tinggi dari peserta yang telah mendaftar.
Dari 105 peserta yang diundang, sebanyak 95 orang hadir untuk mengikuti proses donor darah. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, sebanyak 57 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya.
Darah yang berhasil dikumpulkan kemudian disalurkan melalui Unit Pengelolaan Darah (UPD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Agung Budi Santoso, mengatakan aksi donor darah tersebut sekaligus menjadi kegiatan penutup seluruh rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Cimahi.
“Ini adalah kegiatan penutupan dari perayaan ulang tahun ke-25 Partai Demokrat,” ujar Agung.
Menurut Agung, rangkaian kegiatan HUT Partai Demokrat di Kota Cimahi telah berlangsung sekitar dua bulan dengan mengusung tema “Langit Biru Indonesia Asri”.
Sejumlah kegiatan sosial dan kemasyarakatan digelar dalam rangkaian tersebut, di antaranya pembagian sembako serta berbagai perlombaan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Rangkaian pertama adalah kegiatan sosial, kita ada pembagian sembako. Kemudian ada juga lomba 17-an. Hari ini menjadi penutup seluruh rangkaian itu dengan mengadakan donor darah serentak di seluruh Indonesia,” kata Agung.
Agung mengatakan, peserta donor darah di Kota Cimahi tidak hanya berasal dari kader Partai Demokrat. Sejumlah warga di sekitar lokasi juga ikut berpartisipasi setelah mengetahui adanya kegiatan tersebut.
“Yang mendaftar sekitar 100 orang lebih. Dari 95 itu yang berhasil diambil darahnya 57. Pesertanya dari kader, tentunya juga dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Tingginya antusiasme peserta membuat DPC Partai Demokrat Kota Cimahi mempertimbangkan untuk menjadikan donor darah sebagai kegiatan sosial rutin.
Agung menyebut, pihaknya tengah mengevaluasi kemungkinan menggelar donor darah setiap tiga bulan sekali.
“Kita merencanakan akan menyelenggarakan kegiatan seperti ini rutin tiga bulan sekali,” ujarnya.
Meski demikian, rencana tersebut masih akan dibahas bersama panitia serta pihak yang memiliki kompetensi dalam pelaksanaan donor darah.
“Kalau memang tiga bulan memungkinkan, insya Allah tiga bulan kemudian kita akan mengadakan lagi seperti ini,” katanya.
Agung menilai donor darah memiliki nilai kemanusiaan yang besar karena kebutuhan darah di rumah sakit terus berlangsung.
Karena itu, ia mengajak masyarakat memandang donor darah bukan hanya sebagai kegiatan sosial, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian yang dapat memberikan manfaat langsung kepada orang lain.
“Dengan kegiatan ini kita berharap bisa memberikan, walaupun sedikit sumbangsih untuk membantu saudara-saudara kita yang perlu darah. Sehingga setitik darah kita menyelamatkan jiwa saudara kita,” tegas Agung.
Menurutnya, tema “Donor untuk Ibu Pertiwi” sekaligus menjadi bentuk pengabdian Partai Demokrat kepada masyarakat.
“Inilah bakti kita, bakti Partai Demokrat untuk masyarakat Indonesia. Kalau di Cimahi khususnya untuk masyarakat Cimahi, tetapi kalau di Indonesia tentunya untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Agung menambahkan, Partai Demokrat ingin terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
RSHS Apresiasi Aksi Donor Darah
Dari sisi tenaga kesehatan, kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Agus Suhud, perawat anestesi di RSHS Bandung yang mendapat tugas tambahan sebagai petugas pengambilan darah dalam tim UPD RSHS Bandung.
Agus menjelaskan, UPD RSHS memiliki peran dalam pengelolaan kebutuhan darah, termasuk proses pengambilan darah dari para pendonor.
Menurutnya, kegiatan donor darah yang melibatkan masyarakat sangat penting karena kebutuhan darah terus ada dan cenderung meningkat.
“Saya sangat mengapresiasi kepada Partai Demokrat karena tentunya dalam hal ini kebutuhan darah semakin meningkat,” ujar Agus.
Ia mengatakan kebutuhan darah juga berkaitan dengan pasien yang membutuhkan transfusi secara berkala, termasuk pasien dengan kondisi talasemia.
“Penyakit-penyakit dengan kondisi talasemia yang membutuhkan darah tentunya sangat banyak juga. Sehingga saya mengapresiasi yang sangat besar terhadap Partai Demokrat,” katanya.
Agus berharap kolaborasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut dapat terus berlanjut dan tidak berhenti pada momentum peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.

















