BANDUNG BARAT-GMN,- Keluarga besar Asep Bayu Rohendi (ABR), mantan anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dua periode, berangkat menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci, Minggu (23/8/2026).
Keberangkatan tersebut tidak hanya diikuti keluarga, tetapi juga enam karyawan serta seorang ustaz dari lingkungan pondok pesantren di Kampung Cihalimun RT 02, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
ABR mengatakan, keberangkatan umrah kali ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan malam ke-12 Mulud atau momentum peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ia menyebut kesempatan untuk berangkat bersama keluarga sekaligus memberangkatkan karyawan dan ustaz merupakan nikmat yang patut disyukuri.
“Alhamdulillah, kami bisa berangkat umrah bersama keluarga. Kami juga bisa mengumrahkan enam karyawan serta ustaz dari pondok pesantren di kampung kami. Ini merupakan nikmat yang luar biasa dan sudah lama kami cita-citakan,” ujar ABR Kepada Global Media News melalui Jaringan Pribadi Telpon Whatsapp nya.
Rombongan berangkat dari Bandung menggunakan satu unit bus. Dalam perjalanan menuju keberangkatan, ABR didampingi istri, keponakan, sejumlah karyawan, serta ustaz yang diberangkatkan secara gratis sebagai bagian dari bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

ABR juga memohon doa kepada masyarakat, khususnya warga Kabupaten Bandung Barat, agar perjalanan bersama rombongan berjalan lancar dan seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah umrah dengan khusyuk.
“Kami memohon doa dari masyarakat Bandung Barat, khususnya, agar kami bisa melaksanakan ibadah umrah dengan lancar di Tanah Suci Mekkah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ABR juga menjelaskan mengenai keberangkatan melalui Smart Umrah. Menurutnya, travel tersebut memiliki pola pemberangkatan jamaah secara berkala sehingga calon jamaah tidak harus menunggu hingga jumlah peserta terkumpul dalam waktu lama.
Ia menyebut pemberangkatan jamaah dilakukan secara berturut-turut selama beberapa hari. Bahkan, rombongan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia menuju Tanah Suci.
“Smart Umrah tidak harus menunggu jamaah terkumpul satu atau dua bulan. Pemberangkatan bisa dilakukan berturut-turut. Minggu ini saja ada pemberangkatan selama tiga hari ke Tanah Suci menggunakan pesawat Garuda,” jelasnya.
Menurut ABR, jamaah dapat memilih sejumlah pilihan durasi perjalanan, mulai dari sembilan, 10 hingga 12 hari, sesuai dengan paket yang dipilih.
“Keluarga kami kebetulan memilih paket sembilan hari. Jadi hari ini berangkat dan insyaallah sembilan hari ke depan sudah kembali,” tuturnya.
Keberangkatan bersama keluarga, karyawan, dan ustaz tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritual sekaligus wujud rasa syukur ABR. Selain menjalankan ibadah, kesempatan itu juga menjadi momentum berbagi kebahagiaan dengan orang-orang yang selama ini berada di lingkungan dan mendukung aktivitasnya.

















