BANDUNG BARAT-GMN,- PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Kampung Babakan RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Posko 4 yang berlokasi di GOR Voli Desa Pasirlangu dan diterima langsung oleh Kepala Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (27/1/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN serta Srikandi PLN UP3 Cimahi.

Bantuan yang diberikan merupakan hasil kepedulian dan gotong royong para pegawai PLN UP3 Cimahi yang dihimpun melalui YBM PLN sebagai wujud empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
Di lokasi posko, suasana kebersamaan dan solidaritas kemanusiaan tampak begitu kuat.
Petugas PLN bersama personel TNI, Polri, relawan, dan warga setempat bahu membahu menurunkan serta mendistribusikan bantuan dari kendaraan menuju area pengungsian. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi gambaran nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan harapan di tengah kondisi darurat.
Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, menyampaikan bahwa kehadiran PLN di lokasi bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga melalui aksi nyata kemanusiaan.
Ia menegaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban para pengungsi sekaligus memberikan dukungan moril bagi warga yang terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu.
Bantuan kemanusiaan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan mendesak, antara lain pakaian layak pakai untuk dewasa dan anak-anak, perlengkapan mandi, pakaian dalam, bahan pangan seperti beras dan telur, makanan siap saji, minuman, hingga perlengkapan pemulasaraan jenazah.
Seluruh bantuan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan berdasarkan hasil koordinasi dengan posko bencana.
Berdasarkan data terbaru penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu per Rabu, 28 Januari 2026, peristiwa bencana terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Wilayah terdampak meliputi Kampung Pasirkuning RT 5 RW 11, Kampung Pasirkuda RT 1 RW 10, serta Kampung Babakan Cibudah RT 6 RW 7.
Bencana tersebut menyebabkan 158 warga terdampak, dengan rincian 78 orang selamat dan 80 orang masih dalam proses pencarian. Hingga data terakhir, sebanyak 50 korban telah ditemukan, 35 di antaranya telah teridentifikasi, sementara 15 lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim berwenang.
Selain korban jiwa, longsor juga mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur permukiman. Tercatat sebanyak 48 unit rumah mengalami kerusakan berat dan satu fasilitas umum berupa mushola turut terdampak.
Saat ini, warga mengungsi di dua lokasi utama, yakni Aula Desa Pasirlangu yang menampung 306 jiwa dari 97 kepala keluarga serta GOR Desa Pasirlangu yang menampung 258 jiwa dari 89 kepala keluarga, dengan total 564 jiwa dari 186 kepala keluarga.
PLN UP3 Cimahi terus berkoordinasi dengan BNPB, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan dukungan kelistrikan dan bantuan kemanusiaan berjalan optimal, seiring dengan upaya pencarian korban dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak.
Melalui aksi kemanusiaan ini, PLN UP3 Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan berkontribusi aktif dalam penanganan bencana, sejalan dengan nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong demi mendukung pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

















