BANDUNG-GMN,- Keterlibatan anak-anak berkreatifitas dan berkarya dalam menyongsong Hari Kemerdekaan RI ke-80, terus digaungkan komunitas AsKaRa Indonesia. Kali ini, puluhan anak SD hingga remaja menyajikan bentuk kaulinan (permainan) lembur, hingga kreasi seni dan budaya di lobi Kings Shooping Center, kota Bandung, Sabtu (9/8/2025).

Turut dimeriahkan juga oleh 10 komunitas, diantaranya komunitas kaulinan, komunitas Cinta Budaya Nusantara (CBN), komunitas Blind Moms (tunanetra) dan komunitas lainnya. Berbagai jenis kaulinan lembur yang dimainkan seperti, permainan enggrang, loncat tinggi, gangsing, congklak, juga pentas seni dan musik Marching band, pencak silat, angklung, paduan suara, menjadi daya tarik pengunjung yang hadir.

Ketua AsKaRa Indonesia Anthony menyampaikan, kaulinan lembur harus dilestarikan dan dimainkan oleh anak-anak ditengah gempuran permainan berteknologi (gedget).

“Kegiatan ini tujuannya memberitahukan kepada anak-anak bahwa kaulinan lembur juga mengasyikan. Dan hari ini kita juga berkumpul dari berbagai komunitas untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti,” kata Anthony.
Pada kesempatan itu juga, turut hadir warga Jerman yang membawa metode Brandjogging, yang memberitahukan pemahaman bahwa kapasitas otak kita itu baru dipakai beberapa persen saja, sehingga masih banyak untuk dioptimalkan lagi.

“Saya mengajak semua pihak untuk ikut berkarya, seperti para pendahulu kita yang memerdekakan Bangsa. Dan AsKara pada Oktober nanti memperingati Sumpah Pemuda, dengan mempersiapkan generasi kedepan dengan nama “Ikrar Sumpah Calon Pemuda”, yang intinya mengajak anak-anak untuk mempelajari sejarah Bangsa,” beber Anthony.
Oleh karena itu, diyakini Anthony, berbagai antusias dan semangat anak-anak dalam berkarya di AsKara Indonesia, merupakan perjalanan menuju sejarah dalam mempersiapkan generasi emas 2045.











