Scroll kebawah untuk baca berita/artikel !
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineJAWA BARATKOTA CIMAHI

Musrenbang Cimahi Selatan, Wakil Ketua DPRD Soroti Banjir hingga Infrastruktur Jebol

33
×

Musrenbang Cimahi Selatan, Wakil Ketua DPRD Soroti Banjir hingga Infrastruktur Jebol

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

CIMAHI-GMN,- Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, H. Nabsun, S.Sos, menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cimahi Selatan yang digelar di Jalan Baros No. 14, Rabu (28/1/2026).


Kegiatan strategis tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudistira, S.E., Ak., CA, Camat Cimahi Selatan, para lurah, unsur pemerintahan, Ketua RW, LPM, serta tokoh masyarakat setempat. Musrenbang menjadi forum penting untuk menyerap dan merumuskan aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah.
Dalam keterangannya kepada awak media, H. Nabsun menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah strategis untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan serta pemantapan pelayanan publik.
“Kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik dapat ditingkatkan melalui forum Musrenbang yang menjadi sarana penyampaian dan pembahasan usulan secara langsung,” ujar Nabsun.
Ia menyoroti persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi masalah utama di wilayah Kecamatan Cimahi Selatan, bahkan juga terjadi di beberapa wilayah lain di Kota Cimahi. Menurutnya, penanganan banjir membutuhkan kerja nyata dan solusi konkret yang dapat segera direalisasikan.
“Masalah banjir harus menjadi prioritas utama. Selain itu, percepatan perbaikan infrastruktur seperti benteng penahan air yang jebol serta pengelolaan sampah yang masih menumpuk di pinggir jalan juga harus segera ditangani secara serius dan berkelanjutan,” tegasnya.
Selain persoalan lingkungan, Nabsun juga menekankan pentingnya perhatian terhadap sektor pendidikan, terutama terkait pengelolaan dan keberlanjutan sekolah. Ia berharap tidak terjadi perpindahan sekolah yang merugikan peserta didik akibat penataan dan alokasi yang kurang tepat.
“Penataan pendidikan harus diperhatikan dengan baik agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi peserta didik,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan perlunya sinergi antara Pemerintah Kota Cimahi, masyarakat, dan para tokoh wilayah dalam menyelesaikan persoalan banjir serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara adil dan merata.
“Kerja sama seluruh pihak sangat dibutuhkan. Pemerintah dan masyarakat harus inovatif dan kreatif dalam mencari solusi yang tepat, sehingga pembangunan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat dan mampu mendorong Kota Cimahi menjadi lebih maju dan berkembang,” pungkas H. Nabsun.


Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Example 300250
Baca Juga:  Perlunya Di Klarfikasi  Profesi Terkait OTT Oknum Wartawan di Leles Garut  
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *